PemDesa Banyu Asih Mengelar (MusrenbangDesa) Rencana Pembangunan Desa Tahun Anggaran 2026. dan DU-RKPDes Tahun 2027 ‎

Tidak ada komentar



‎Kabupaten Tangerang | Mitrapubliknew.com – PemDesa Banyu Asih Mengelar (MusrenbangDesa) Rencana Pembangunan Desa Tahun Anggaran 2026. dan DU-RKPDes Tahun 2027, berlangsung di Kantor Desa Banyu Asih, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Senin (29 September 2025).

Turut hadir dalam acara tersebut, Kepala Desa Ahmad Hariri,  Perwakilan Kecamatan Mauk kasi PimDes Desi, Pendamping Desa, Binamas, Babinsa, Staf dan aparatur desa, BPD, PKK, Karang Taruna, Para Ketua RT/RW, tokoh agama, Tokoh pemuda, Tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Hasil kesepakatan MusrenbangDesa yang memuat berbagai prioritas pembangunan yang akan menjadi acuan bagi Pemerintah Desa Banyu Asih, dalam menyusun Rencana Pembangunan Desa Tahun Anggaran 2026. dan DU-RKPDes Tahun 2027, Semua pihak berharap agar hasil musyawarah ini dapat dilaksanakan dengan baik dan berdampak positif bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Desa Banyu Asih.

Kepala Desa Ahmad Hariri Menyampaikan saat sambutan, Alhamdulillah Musrenbang kali ini bertujuan untuk melihat kembali rumusan program dan kegiatan pembangunan yang akan dilaksanakan pada tahun anggaran 2026, dengan melibatkan partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat Desa Banyu Asih.

"Musrenbang ini memberikan masukan dan usulan terkait prioritas pembangunan yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup warga Desa Banyu Asih," Ucap Ahmad Hariri Menyampaikan.

Kasi PimDes Desi, menyampaikan dalam kesempatan ini saya perwakilan Kecamatan, Alhamdulillah pentingnya kolaborasi antara pemerintah desa dan seluruh elemen masyarakat dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang inklusif, Kita semua memiliki peran penting dalam menentukan arah pembangunan Desa. Oleh karena itu MusrenbangDes adalah kesempatan yang sangat baik untuk menyatukan semua Usulan-Usulan, Aspirasi demi kemajuan Desa Banyu Asih dan kecamatan Mauk," Ucapnya.

Berbagai usulan yang mencakup sektor-sektor penting seperti peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan, Penanganan Stunting, pengelolaan sampah yang ramah lingkungan, Jalan Lingkungan, Perbaikan Irigasi Pertanian, SPAL, Papingblok, dan urusan lainnya," Pungkasnya.


‎(Ant)

Tidak ada komentar