Meski di Negeri Orang, Novi dan Aas Tetap Peduli: 8 Meja dan Wakaf Al-Qur'an untuk Anak Ngaji Waliwis
TANGERANG | Mitrabubliknews.com — Kepedulian terhadap pendidikan keagamaan anak-anak kembali diwujudkan di Desa Waliwis, Kecamatan Mekar Baru, Kabupaten Tangerang.
Marnan Sarbini Peduli Masyarakat Indonesia kembali menyalurkan bantuan tahap kedua berupa 8 meja lipat mengaji dan wakaf Al-Qur'an kepada Ustadz Satiri, guru ngaji di Kp. Waliwis Kidul RT 002/004, Desa Waliwis.
Bantuan tersebut berasal dari *Novi dan Aas, Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang saat ini bekerja di Arab Saudi.* Meski berada jauh di negeri orang, keduanya tetap menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu fasilitas belajar anak-anak mengaji di kampung halaman.
Penyaluran dilakukan langsung kepada Ustadz Satiri. Delapan meja lipat tersebut diharapkan memberi kenyamanan dan menunjang aktivitas belajar anak-anak, sementara wakaf Al-Qur'an diharapkan menambah sarana pembelajaran serta menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur'an.
Bantuan ini merupakan penyaluran kedua melalui Marnan Sarbini Peduli Masyarakat Indonesia, sekaligus menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap pendidikan anak dapat diwujudkan dari mana saja, termasuk dari para PMI.
*Kepedulian dari Negeri Jauh*
Marnan Sarbini menyampaikan rasa syukur atas kembali tersalurkannya bantuan tersebut. Menurutnya, dukungan terhadap kegiatan mengaji merupakan bagian penting dalam membentuk generasi yang berpengetahuan agama dan dekat dengan Al-Qur'an.
"Alhamdulillah, ini merupakan bantuan kedua yang dapat kami salurkan. Semoga 8 meja lipat dan wakaf Al-Qur'an ini benar-benar bermanfaat dan membuat anak-anak lebih nyaman serta bersemangat dalam belajar mengaji," ujar Marnan Sarbini.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Novi dan Aas.
"Terima kasih kepada Novi dan Aas. Semoga Allah SWT selalu memberikan kesehatan, umur panjang, keberkahan dan rezeki yang melimpah. Semoga apa yang diberikan menjadi amal jariyah dan mendapatkan balasan terbaik dari Allah SWT. Aamiin," ungkapnya.
*Fasilitas Sederhana, Manfaat Besar*
Bagi anak-anak, kehadiran meja belajar menjadi fasilitas sederhana namun bermakna besar. Anak-anak kini dapat mengaji dengan sarana yang lebih tertata dan nyaman.
Begitu pula wakaf Al-Qur'an. Setiap mushaf yang digunakan untuk membaca ayat-ayat suci diharapkan menjadi bagian dari amal kebaikan bagi pemberi wakaf.
Ustadz Satiri bersama anak-anak mengaji menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan.
*Ajak Masyarakat Dukung Kegiatan Mengaji*
Penyaluran bantuan ini juga menjadi momentum mengajak masyarakat, donatur, dan dermawan untuk ikut mendukung pendidikan Al-Qur'an. Dukungan tidak harus besar — Al-Qur'an, meja belajar, atau perlengkapan mengaji sangat berarti bagi anak-anak.
"Kebaikan tidak selalu tentang seberapa besar yang kita berikan, tetapi tentang keikhlasan dan kepedulian untuk berbagi."
Dari Arab Saudi kepedulian itu datang, di Waliwis kebaikan itu diteruskan kepada anak-anak yang sedang belajar mengaji.
*Marnan Sarbini Peduli Masyarakat Indonesia*
*Peduli, Berbagi, dan Menguatkan Sesama.*
*Kepedulian Harus Tetap Abadi.*
*Ramin*



































