BPKAD Kab.Tangerang

BPKAD Kab.Tangerang
Award financial 2024.

Keluarga Besar GAMATA NUSANTARA

Keluarga Besar GAMATA NUSANTARA
Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1446 Hijriah

MITRAPUBLIKNEWS CHANNEL

Recent post

Camat Cikupa Resmi Jadi Kadisdik, Ini Daftar Lengkap Rotasi Pejabat Eselon II Pemkab Tangerang





KABUPATEN TANGERANG | Mitrapubliknews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang kembali melakukan rotasi, mutasi, dan promosi pejabat pimpinan tinggi pratama (Eselon II). Salah satu yang menjadi perhatian adalah dilantiknya Camat Cikupa, Supriyadi, sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang.

Pelantikan yang dipimpin Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid, berlangsung di Pendopo Kabupaten Tangerang, Jumat (31/7/2026). Rotasi ini dilakukan sebagai bagian dari penyegaran organisasi sekaligus penguatan kinerja birokrasi.

Selain Supriyadi, Yudiana yang sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas Pendidikan mendapat promosi sebagai Staf Ahli. Sementara Dadan Gandana, yang sebelumnya memimpin Dinas Pendidikan, kini dipercaya menjabat Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).

Perombakan juga terjadi di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). Ratih yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) kini dipercaya memimpin Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A). Posisi Kepala Dispora selanjutnya diisi oleh Asep, yang sebelumnya menjabat Kepala DP3A.

Sementara itu, Muhamad Solehudin mendapat amanah baru sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Tangerang.

Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa rotasi, mutasi, dan promosi merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk meningkatkan efektivitas pemerintahan dan kualitas pelayanan publik.

Menurutnya, seluruh penempatan pejabat dilakukan melalui sistem manajemen talenta dengan mempertimbangkan kompetensi, rekam jejak kinerja, serta kebutuhan organisasi.

"Pejabat yang baru dilantik diharapkan segera beradaptasi dan melanjutkan program-program yang telah berjalan sesuai APBD dan RPJMD, sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin optimal," kata Maesyal.

Ia juga mengingatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) agar siap ditempatkan di mana pun sesuai kebutuhan organisasi demi mewujudkan birokrasi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Rotasi pejabat ini menjadi langkah strategis Pemkab Tangerang untuk memperkuat tata kelola pemerintahan, mempercepat pelaksanaan program pembangunan, serta memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

Daftar pejabat yang dilantik:

Supriyadi: Camat Cikupa → Kepala Dinas Pendidikan.

Dadan Gandana: Kepala Dinas Pendidikan → Kepala Bapenda.

Yudiana: Sekretaris Dinas DPPKB.

Ratih: Kepala Dispora → Kepala DP3A.

Asep: Kepala DP3A → Kepala Dispora.

Muhamad Solehudin: Kepala Bakesbangpol.


(*/ Reaksi).

Korem 052/Wijayakrama Bersama Mahasiswa dan Pemda Bergerak Atasi Persoalan Sampah di Tigaraksa




Tangerang | Mitrapubliknews.com – Korem 052/Wijayakrama bersama Kodim 0510/Tigaraksa, Pemerintah Kabupaten Tangerang, unsur mahasiswa, dan masyarakat menggelar Aksi Peduli Sampah di Desa Pasirnangka, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Jumat (31/7/2026).


Sebanyak 170 peserta yang terdiri dari personel TNI-Polri, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), aparatur pemerintah daerah, serta warga setempat bergotong royong membersihkan kawasan yang selama ini menjadi titik pembuangan sampah ilegal.


Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah, Danramil Tigaraksa Mayor Inf Asep, Ws. Dantim Intelrem 052/Wkr Lettu Kav Indera Kesuma, Kapolsek Tigaraksa AKP I Made Artana, Camat Tigaraksa H. Cucu Abdurrosyied, serta unsur pemerintah dan organisasi kemasyarakatan lainnya.




Dengan dukungan dua unit dozer, sepuluh truk sampah, dan berbagai sarana kebersihan, peserta berhasil membersihkan lokasi dan mengangkut sekitar sepuluh truk sampah untuk dibawa ke TPA Jatiwaringin. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah, TNI, Polri, mahasiswa, dan masyarakat mampu memberikan solusi nyata terhadap persoalan lingkungan.


Melalui kegiatan ini, Korem 052/Wijayakrama menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam mendukung program pembangunan daerah, menjaga kelestarian lingkungan, serta memperkuat budaya gotong royong demi mewujudkan Kabupaten Tangerang yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.




Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi lintas sektor dalam menjaga kebersihan lingkungan dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah.

(*/Redaksi).

Kolusi dan Nepotisme di Desa Buaran Bambu, Kades Mulyati Diduga Angkat Anak Sendiri Jadi Kaur Keuangan dan Suaminya Pelaksana




Tangerang Pakuhaji | Mitrapubliknews.com Himpunan Jurnalis Tangerang Raya (JTR) menerima informasi dari warga Desa Buaran Bambu, Kecamatan Pakuhaji, terkait adanya dugaan pelanggaran aturan dalam pengangkatan perangkat desa.


Dalam informasi tersebut, Kepala Desa Buaran Bambu Mulyati diduga mengangkat anak kandungnya, Aldi S.A.P sebagai Kaur Keuangan Desa dan suaminya Anda Suhanda sebagai Tenaga Pelaksana, tanpa melalui proses seleksi terbuka.


"Ini kami laporkan karena khawatir ada benturan kepentingan. Kaur Keuangan kan pegang uang desa/APBDes. Kalau dijabat keluarga Kades, rawan," ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya, Jum'at (31/7/2026).


Diduga Langgar 2 Aturan


Berdasarkan UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa Pasal 51 dan Permendagri No. 67 Tahun 2017 Pasal 3, Kepala Desa dilarang mengangkat perangkat desa yang memiliki hubungan keluarga sedarah/semenda sampai derajat kedua.


Sementara Perbup Tangerang No. 21 Tahun 2018 Pasal 4 ayat 2 huruf g juga menegaskan hal yang sama untuk wilayah Kabupaten Tangerang.




Selain itu, PP No. 11 Tahun 2019 mewajibkan setiap pengangkatan perangkat desa dikonsultasikan dan mendapat persetujuan Camat.


Desak Evaluasi SK  


Warga mendesak Camat Pakuhaji, DPMD Kab. Tangerang, dan Inspektorat untuk segera melakukan pemeriksaan dan meninjau ulang SK pengangkatan tersebut.


"Kami minta prosesnya dikembalikan sesuai aturan. Buka seleksi umum biar warga lain juga punya kesempatan," tegasnya. 


Hingga berita ini diturunkan, JTR masih berupaya mengkonfirmasi kepada Kepala Desa Buaran Bambu dan Kantor Kecamatan Pakuhaji.


Kades Buaran Bambu, Mulyati belum bersedia memberikan tanggapan atas konfirmasi yang tim media lakukan.


Ketua Umum JTR, Ahmad Putra melalui Wakil Ketua Umum M. Irfansyah alias Ngkong mengatakan, pihaknya sudah meminta waktu pertemuan melalui chat WA dan telepon, namun belum ada respon.


"Kita akan kawal terus masalah ini hingga ke Inspektorat, agar keuangan daerah bisa sampai ke masyarakat dengan semestinya," tegas Irfansyah.




Dia juga mengaku sudah menghubungi Camat Pakuhaji Mohammad Supriatna S.Sos., M.M., atau yang dikenal dengan sebutan Camat Evi guna konfirmasi atas jabatan anak Kades tersebut.


"Kita sudah kirim pesan untuk audiensi dan konfirmasi, apakah Camat mengetahui masalah ini atau tidak, guna klarifikasi yang sebenarnya," imbuh dia.


JTR menilai transparansi dalam pengangkatan perangkat desa penting untuk mencegah potensi penyalahgunaan wewenang dan menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintahan desa.


"Kita membuka pintu seluas-luasnya bagi Kades Buaran Bambu untuk melakukan hak jawabnya atas kabar ini, sesuai dengan peraturan undang-undang pers, jika memang ada yang perlu disampaikan," tutup Irfansyah.


(Tim JTR)

‎Yayasan Tjimande Tarikolot Cakra Nusantara Silaturahmi Pembentukan Ranting Padepokan Tjimande Tarikolot Cakra Nusantara di PONPES Daarul Muntaha, Lebak Banten ‎




‎Lebak Banten | Mitrapubliknews.com - Yayasan Tjimande Tarikolot Cakra Nusantara silahturahmi pembentukan ranting padepokan Tjimande Tarikolot Cakra Nusantara di PONPES Daarul Muntaha, di Warung gunung Lebak Banten, Jum'at malam (30 Juni 2026).

‎Pembentukan ranting padepokan Tjimande Tarikolot Cakra Nusantara di PONPES Daarul Muntaha bersinergi untuk umat dan bangsa, melestarikan seni budaya pencak silat Tjimande Tarikolot Karuhun Banten.

‎Didin Abdul Latif, pengasuh PONPES Darul Muntaha menyampaikan," 

‎Alhamdulillah pada malam hari ini dalam rangka membuka pembukaan awal

‎Silaturahmi Pembentukan Padepokan Tjimande Tarikolot Cakra Nusantara di Pesantren. Jadi ini ranting Pondok Pesantren, anak-anak santri PONPES Daarul Muntaha.


‎"Alhamdulillah pembukaan ini awal dari pembukaan-pembukaan yang sangat sederhana tetapi hikmat mudah-mudahan ini menjadikan awal dari keberkahan dan kemaslahatan untuk Pondok Pesantren

‎ikut serta dalam melestarikan, mengembangkan nilai-nilai Tjimande Tarikolot Cakra Nusantara

‎sebagai satu hasanah, hasanah pencaksilat yang punya seni Nusantara Indonesia.

‎"Tujuan pesantren juga tidak luput dari seni budaya, terutama pencaksilat.

‎Seperti mata koin yang tidak dipisahkan bicara pesantren, bukan saja hanya dia mengaji ilmu-ilmu pengetahuan agama,

‎tapi santri-santri juga harus dibekali keterampilan. Dibekali pandangan tentang sejarah seni budaya," ucap Didin Abdul Latif, pengasuh PONPES Darul Muntaha.



‎Anak-anak santri itu sangat antusias, sangat semangat, ingin belajar dari sisi melestarikan seni budaya budaya Tjimande Tarikolot Cakra Nusantara ini sangat antusias.

‎"Alhamdulillah memang sudah lama ya, ingin ada pelajaran-pelajaran seni budaya Pencak silat Tjimande ini sangat diharapkan oleh anak-anak Santri juga.

‎Karena ini bukan hal baru bagi dunia pada persilatan, tapi di kalangan Santi kan baru.

‎"Dari sisi pengasuh memang dunia pesantren akan banyak pesantren-pesantren mungkin di Nusantara juga yang belum mengenal jauh lebih dekat tentang seni budaya pencak Tjimande Tarikolot Cakra Nusantara Karuhun Banten," Ujarnya 

‎Harapan kedepan Mudah-mudahan melestarikan pasti itu basis.

‎Yang kedua, mengembangkan, bisa mengembangkan dalam sisi prestasi dalam dunia ekstra kurikuler pesantren, bagian dari dakwah ya. Dakwah prestasi ketika prestasi tentu punya nilai dakwah di publik. Ternyata memang santri juga ikut andil melestarikan dalam sisi prestasi seni budaya.


Adi Hidayat biasa di sapa Dewan guru Abril menyatakan," kami selaku budayawan, selaku para pesilat berharap besar Seni budaya ini terus berkembang

Entah di PONPES pesantren, entah di kampung, entah di kota, entah dimana saja.

Dalam momentum saat ini, malam Jumat ini Di poda pesantren Darul Muntah

Alhamdulillah hari ini kita sudah

‎Resmikan, padepokan Tjimande Tarikolot Cakra nusantara Lanjut melatih di PONPES Daarul Muntaha ini," ucap dewan guru Abril.

‎Harapan kami semua bahwa budaya ini kita semua berjuang untuk tetap mempertahankan Supaya ke depan anak-anak mengenal keaktifan lokal daripada ke-nusantara Salah satunya adalah pencaksilat Tjimande orang banyak pemahaman dari pada Tjimande itu patah tulang, minyaknya

‎Tidak lebih mengenal daripada pencak silatnya.

‎"Sebagai bekal budaya Pemahaman agamanya, akidahnya itu bagiannya,

Jasmaninya, olahraganya Pak Kyai

‎Insyaallah bagian saya Dengan rekan-rekan dan para pelatih Pengimbang Antara dunia dan akhirat

‎Mudah-mudahan menjadi Bekal buat para siswa yang ada di poda pesantren ini Dari bekal akhlaknya akidah dan pengetahuan wawasan mengenai budaya khususnya yang ada di Banten," pungkasnya.


‎(Ant)

Polresta Tangerang Bareng Mahasiswa Lentera Muda Gelar Jumat Asri, Bersih-bersih Lingkungan di Tigaraksa




Tangerang| Mitrapubliknews.com -- Aparat Polresta Tangerang bersama mahasiswa yang tergabung dalam Lentera Muda Indonesia melaksanakan kegiatan Jumat Asri dengan melakukan bersih-bersih lingkungan di Desa Pasir Nangka, Kecamatan Tigaraksa, Jumat (31/7/2026). 


"Gerakan Indonesia Asri merupakan wujud nyata kepedulian kita terhadap lingkungan," kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah. 


Dia menjelaskan, kepedulian tersebut dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan, menanam pohon, mengelola sampah dengan baik, dan melestarikan alam.


"Hal tersebut merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat," ujarnya. 




Indra Waspada menegaskan, Polri senantiasa mendukung setiap kegiatan positif yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Lingkungan yang terawat, lanjut dia, akan memberikan manfaat besar bagi kesehatan, mencegah bencana, serta menjadi warisan yang baik bagi generasi mendatang.


"Jadikan kegiatan hari ini bukan sekadar seremonial, melainkan awal dari budaya hidup bersih dan peduli lingkungan," katanya.


Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah yang hadir pada kegiatan tersebut memberikan apresiasi. Menurutnya, kegiatan bersih-bersih lingkungan bukan sekedar agenda sosial, tetapi merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap masa depan daerah yang kita cintai.


"Pemerintah telah menyediakan berbagai fasilitas dan program pengelolaan sampah, namun keberhasilannya sangat bergantung pada kesadaran masyarakat," kata Intan. 




Oleh karena itu, dia mengajak seluruh warga Kabupaten Tangerang untuk mulai menerapkan budaya hidup bersih dari lingkungan terkecil, yaitu keluarga. 


"Mari kita biasakan memilah sampah dari rumah, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta membuang sampah pada tempatnya," ujar Intan. 


Sementara Ketua Lentera Muda Indonesia, Abdul Aziz mengatakan, kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian terhadap kebersihan, kesehatan, dan kelestarian lingkungan. Gerakan Indonesia Asri, kata dia, mendorong masyarakat untuk menjaga lingkungan agar tetap aman, sehat, resik, dan indah. (*/Redaksi).

Hadiri Sertijab Wakapolda Banten, Kapolresta Tangerang Tegaskan Komitmen Perkuat Soliditas Jajaran




Tangerang| Mitrapubliknews.com --Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah menghadiri upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Wakapolda Banten yang berlangsung di Polda Banten, Rabu (29/7/2026).


Dalam prosesi tersebut, jabatan Wakapolda Banten diserahterimakan dari Brigjen Pol Hendra Wirawan kepada Brigjen Pol Iwan Saktiadi. Sertijab dipimpin langsung oleh Kapolda Banten Irjen Pol Hengki dan dihadiri para pejabat utama Polda Banten, para kapolres jajaran, serta sejumlah tamu undangan.


"Kami ucapan selamat kepada Bapak Brigjen Pol Iwan Saktiadi atas amanah sebagai Wakapolda Banten," kata Indra Waspada. 




Dia meyakini pengalaman dan kepemimpinan yang dimiliki akan semakin memperkuat pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah hukum Polda Banten. Dia pun menyatakan siap mendukung setiap kebijakan dan arahan dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.


"Serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat," ujarnya. 


Di kesempatan yang sama, Indra Waspada juga menyampaikan apresiasi kepada Brigjen Pol Hendra Wirawan atas dedikasi dan pengabdian selama menjabat sebagai Wakapolda Banten.


"Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bapak Brigjen Pol Hendra Wirawan atas pengabdian, keteladanan, dan kontribusi selama memimpin di Polda Banten. Semoga sukses mengemban amanah di tempat penugasan yang baru," ujar Indra Waspada. 




Dia menambahkan, pergantian pejabat merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan sekaligus meningkatkan kinerja institusi.


Menurutnya, Polresta Tangerang akan terus memperkuat soliditas internal, sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Tangerang.


"Kami optimistis di bawah kepemimpinan Kapolda Banten bersama Wakapolda yang baru, sinergi dan pelayanan Polri kepada masyarakat akan semakin baik," pungkasnya. (*/ Redaksi).

Dugaan Jual Beli LKS di SDN 001 Kasikan Resmi Dilaporkan ke Polres Kampar, Pemred - Pimum Metroterkini.id Desak Usut Kasus Ini




BANGKINANG (Kampar) | Mitrapubliknews.com – Praktik dugaan pengarahan pembelian buku pendamping/Lembar Kerja Siswa (LKS) yang membebani wali murid di SDN 001 Kasikan, Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar, Riau, kini resmi menggelinding ke ranah hukum. Redaksi media siber Metroterkini.id secara resmi menyerahkan berkas Laporan Informasi dan Pengaduan Masyarakat ke jajaran Kepolisian Resor (Polres) Kampar, Senin (27/7/2026).


Laporan tersebut diterima langsung oleh jajaran Polres Kampar di Bangkinang sebagai langkah tegas mendorong penegakan hukum dan transparansi di sektor pendidikan publik.


Dalam penyerahan berkas tersebut, jajaran pimpinan Metroterkini.id menyampaikan dokumen komprehensif berisi bukti-bukti awal, mulai dari rekaman investigasi lapangan, hingga salinan konfirmasi pihak-pihak terkait.


Pokok aduan tersebut berawal dari keluhan sejuta wali murid SDN 001 Kasikan yang mengaku diarahkan oleh oknum sekolah untuk membeli buku pendamping merk siMASTER (Terbitan Erlangga) di satu toko fotocopy spesifik, yakni "TB 2000" di kawasan Tapung Hulu.


Penelusuran tim investigasi menemukan dugaan rantai distribusi yang tidak transparan. Pihak toko mengaku hanya menerima pasokan tanpa kejelasan dokumen penyaluran resmi, yang disinyalir mengindikasikan adanya praktik monopoli serta dugaan komersialisasi lembaga pendidikan negeri.


Secara regulasi, tindakan mengarahkan atau menjual buku pelajaran di lingkungan sekolah negeri berpotensi melanggar Pasal 181 Peraturan Pemerintah (PP) No. 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan, serta Permendikbud No. 75 Tahun 2016 tentang Komite Sekolah. Selain itu, APH diminta menguji ada atau tidaknya unsur penyalahgunaan wewenang (abuse of power) maupun indikasi gratifikasi sebagaimana diatur dalam UU No. 31 Tahun 1999 jo. UU No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.



Menanggapi langkah pelaporan ini, Pimpinan Umum Metroterkini.id, Pajar Saragih, menegaskan bahwa pers memiliki tanggung jawab moral dan fungsi kontrol sosial dalam mengawal hak-hak masyarakat, khususnya wali murid yang merasa dirugikan.


"Langkah yang kami tempuh ini adalah bentuk komitmen nyata dalam menjalankan fungsi kontrol sosial sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Pendidikan dasar negeri harus bersih dari segala bentuk praktik komersialisasi yang terselubung dan membebani masyarakat kecil. Kami menyerahkan sepenuhnya proses hukum ini kepada jajaran Polres Kampar untuk diusut secara profesional, transparan, dan berkeadilan," tegas Pajar Saragih.


Senada dengan hal tersebut, Pimpinan Redaksi Metroterkini.id, Suwandi Erikson Nababan, S.H., M.H., menekankan bahwa penyampaian Laporan Informasi ini tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah (presumption of innocence) dan asas kehati-hatian sesuai Kode Etik Jurnalistik (KEJ).


"Setiap pemberitaan dan aduan yang kami sampaikan berlandaskan pada data, fakta lapangan, serta pemenuhan hak konfirmasi (cover both sides) yang telah kami tayangkan sebelumnya. Kami meminta Aparat Penegak Hukum (APH), khususnya Unit Tipidkor Polres Kampar, untuk segera memanggil dan meminta keterangan dari pihak-pihak terkait baik oknum pihak sekolah, pemilik toko, maupun perwakilan penerbit. Hal ini penting guna memastikan apakah ada unsur pelanggaran hukum atau penyalahgunaan wewenang dalam rantai distribusi buku tersebut," ujar Suwandi Nababan, S.H., M.H.


Melalui pengaduan ini, pihak pelapor memohon agar jajaran Tipidkor Polres Kampar segera menindaklanjuti laporan masyarakat tersebut secara terukur demi mewujudkan iklim pendidikan yang bersih, adil, dan akuntabel di Kabupaten Kampar.


Seluruh proses pelaporan dan penanganan perkara ini dipastikan berjalan dalam koridor hukum yang berlaku, di mana pelapor mendapat perlindungan hukum sesuai UU No. 13 Tahun 2006 jo. UU No. 31 Tahun 2014 tentang Perlindungan Saksi dan Korban. (Tim Redaksi)

Kumpulkan Perwira Satlantas, Kapolresta Tangerang Minta Penanganan Laka Cepat dan Profesional




Tangerang| Mitrapubliknews.com --Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengumpulkan seluruh perwira Satlantas Polresta Tangerang untuk melakukan analisis dan evaluasi (anev) penanganan kecelakaan lalu lintas, Selasa (28/7/2026). 


Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan. Sekaligus menekan angka fatalitas kecelakaan di wilayah hukum Polresta Tangerang.


"Setiap laporan kecelakaan harus direspons dengan cepat dan profesional," kata Indra Waspada. 


Dia menekankan, personel agar segera mendatangi lokasi kejadian, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) secara menyeluruh sesuai standar operasional prosedur (SOP), serta mengutamakan keselamatan korban.


"Fast response harus menjadi budaya kerja. Begitu menerima laporan, segera menuju TKP, lakukan penanganan secara profesional, dan pastikan keselamatan korban menjadi prioritas utama," tegasnya.




Selain penanganan di lokasi, Indra Waspada juga meminta personel memperkuat koordinasi dengan Dinas Kesehatan, rumah sakit, maupun stakeholder. Hal itu agar proses evakuasi dan pertolongan pertama terhadap korban dapat dilakukan secepat mungkin.


Di sisi lain, pengaturan arus lalu lintas juga menjadi perhatian. Personel diminta segera melakukan rekayasa lalu lintas di lokasi kecelakaan. Tujuannya untuk mencegah kemacetan sekaligus menghindari terjadinya kecelakaan susulan.




Indra Waspada menegaskan, tugas Satlantas tidak berhenti setelah menangani kecelakaan. 


"Setiap kejadian harus menjadi bahan evaluasi untuk menyusun langkah-langkah pencegahan," ujarnya. 


Karena itu, lanjut dia, seluruh jajaran diminta memetakan titik rawan kecelakaan (blackspot) dengan menganalisis penyebabnya, baik dari faktor manusia, kendaraan, kondisi jalan, maupun lingkungan. 


Jika ditemukan jalan rusak, marka jalan memudar, rambu lalu lintas hilang, atau penerangan jalan yang kurang memadai, personel diminta segera berkoordinasi dengan instansi terkait agar segera dilakukan perbaikan.


"Edukasi kepada masyarakat juga harus terus diperkuat," katanya. 


Dia mendorong, agar dilaksanakan sosialisasi keselamatan berlalu lintas kepada pelajar, komunitas, dan masyarakat umum.


"Manfaatkan media sosial sebagai sarana kampanye tertib berlalu lintas," ujarnya.


Dalam aspek penegakan hukum, Indra Waspada, meminta seluruh jajaran tetap mengedepankan pendekatan humanis. Namun tetap tegas terhadap berbagai pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan, seperti balap liar, penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis, hingga kendaraan yang mengangkut muatan melebihi kapasitas.


Indra Waspada juga menginstruksikan jajaran untuk meningkatkan pengawasan melekat terhadap personel di lapangan agar pelayanan di Unit Laka, Turjawali, maupun Samsat tetap berjalan optimal.


"Target kita jelas, yaitu menekan angka fatalitas kecelakaan lalu lintas. Jadikan setiap penanganan kecelakaan sebagai pembelajaran untuk melakukan langkah-langkah pencegahan berikutnya," pungkasnya. (*/Red).

Bangun Semangat Sinegritas Perumda PDAM Tirta Benteng kota Tangerang Bersama KB FKPPI PC 2705






Tangerang | Mitrapubliknews.com --Pimpinan dan Staff Perumda PDAM Tirta Benteng kota Tangerang menerima audiensi silaturahmi Pengurus Keluarga Besar Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan Dan Putra Putri TNI - POLRI / KB FKPPI PC 2705 Kita Tangerang, Senin 27 Juli 2026.


Diterima langsung oleh Direktur Utama Perumda Tirta Benteng kota Tangerang H. Doddy Effendi, SH dan Budi H. Santoso selaku Kepala Satuan Sekretariat Perusahaan.





Ketua KB FKPPI PC 2705 Kota Tangerang Aris Purnomohadi, SH, MH memperkenalkan perwakilan Unsur Pengurus KB FKPPI 2705, Dewan Penasehat beserta Para Ketua Ketua Rayon KB FKPPI PC 2705 se kota Tangerang yang juga turut hadir dalam pertemuan ini.





Dalam pertemuan audiensi silaturahmi, di sepakati hubungan sinergi dan komunikasi yang positif, semangat kebersamaan antara Perumda Tirta Benteng dan KB FKPPI akan terus terjalin hubungan berkesinambungan, dalam di masa yang akan datang.




Pertemuan berlangsung hangat, dan kekeluargaan. Di tandai dengan penyerahan Plakat bersama antara Direktur Utama Perumda Tirta Benteng H. Doddy Effendi, SH dengan Ketua KB FKPPI PC 2705 Aris Purnomohadi SH, MH. Di lanjutkan di sesi akhir pertemuan dengan photo bersama. (*/ Redaksi).

Pastikan Wilayah Aman dan Kondusif, Koramil 10/Sepatan Gelar Patroli Malam

 




Tangerang | Mitrapubliknews.com – Dalam rangka menjaga keamanan dan Kodam Jaya, Tigaraksa ketertiban masyarakat, Koramil 10/Sepatan, Kodim 0510/Tigaraksa melaksanakan kegiatan patroli malam guna memastikan wilayah tetap aman dan kondusif, khususnya pada jam-jam rawan, Senin (27/7/2026).


Kegiatan patroli dipimpin langsung oleh Pelda Adin bersama personel Koramil 10/Sepatan dengan menyasar sejumlah titik strategis dan jalur utama di wilayah binaan.


Adapun rute patroli dimulai dari Makoramil 10/Sepatan, kemudian dilanjutkan ke Jl. Raya Mauk, Jl. Raya Sulang, Jl. Raya Kebun Nangka, Jl. Raya Gatot Subroto, Jl. Raya Pakuhaji, dan kembali finish di Makoramil 10/Sepatan.




Dalam pelaksanaannya, personel melakukan pemantauan situasi wilayah, memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tetap menjaga keamanan lingkungan, serta mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas seperti aksi kejahatan jalanan, balap liar, dan tawuran remaja.


Pelda Adin menyampaikan bahwa patroli malam ini merupakan bagian dari upaya rutin Koramil dalam menciptakan rasa aman bagi masyarakat.




“Patroli ini kami lakukan sebagai bentuk kehadiran TNI di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman dan memastikan wilayah tetap kondusif,” ujarnya.


Dengan adanya kegiatan patroli ini, diharapkan situasi keamanan di wilayah Sepatan dan sekitarnya dapat terus terjaga serta masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang dan nyaman.


(*/ Redaksi)



Sumber Kodim 0510/Tigaraksa

Pererat Sinergi Pemd dan Parpol, DPC PPP Kampar Audiensi Bersam Bupati dan Wakil Bupati Kampar




BANGKINANG | Mitrapubliknews.com Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Kampar menggelar agenda audiensi dan silaturahmi bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Kampar di Kantor Bupati Kampar, Bangkinang.


Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua DPC PPP Kabupaten Kampar Hj. Jasnita Tarmizi,hadir juga dari jajaran Pengurus DPC PPP Kampar ada Dewan Penasehat Partai H Said Abdullah,Sekretaris Bung Surya, Pengurus lain nya, Bupati Kampar Ahmad Yuzar, serta Wakil Bupati Kampar Misharti, beserta jajaran pengurus partai dan pejabat di lingkungan Pemkab Kampar.


Ketua DPC PPP Kabupaten Kampar Hj. Jasnita Tarmizi menyampaikan bahwa silaturahmi ini merupakan langkah awal yang strategis dalam membangun komunikasi yang harmonis serta memperkuat sinergitas antara DPC PPP Kampar dan Pemerintah Daerah.


"Alhamdulillah, hari ini DPC PPP Kabupaten Kampar telah melaksanakan agenda audiensi dan silaturahmi bersama Bapak Bupati Ahmad Yuzar serta Ibu Wakil Bupati Misharti. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus menyelaraskan pandangan demi kemajuan daerah," ujar Jasnita dalam keterangannya di Bangkinang.


Jasnita menegaskan, keberadaan partai politik tidak hanya sebatas instrumen demokrasi, melainkan juga harus mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah yang konstruktif dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas.


"PPP Kampar berkomitmen untuk terus mengawal aspirasi masyarakat dan siap menjadi mitra yang solutif bagi Pemkab Kampar. Kami siap mendukung berbagai program pembangunan daerah yang menyentuh langsung kebutuhan rakyat," tegasnya.




Dalam kesempatan tersebut, jajaran DPC PPP Kampar juga menyerahkan plakat cenderamata kepada Pemkab Kampar sebagai simbol komitmen kemitraan dan sinergi antar-lembaga.


Jasnita turut memberikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada seluruh pengurus, kader, dan jajaran pimpinan daerah atas terselenggaranya kegiatan tersebut dengan lancar.


"Terima kasih atas dukungan dan doa dari seluruh pengurus serta kader. Mari kita jaga soliditas ini agar PPP Kampar senantiasa hadir dan memberikan kontribusi nyata bagi seluruh masyarakat Kabupaten Kampar," pungkasnya.


Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat tersebut diakhiri dengan diskusi terbatas mengenai isu-isu pembangunan daerah serta foto bersama seluruh jajaran yang hadir. (Pajar Saragih).

Miris! Urus PM 1 Tanah Seluas 9.214 M² Diminta Rp 70 Juta. di Desa Buaran Bambu Pakuhaji




TANGERANG | Mitrapubliknews.com - Salah satu warga Desa Buaran Bambu, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, mengeluhkan adanya pungutan liar dalam pengurusan pemecahan sertifikat tanah atau PM1 diwilayahnya.


Usuf Bin Ombeng mencerita ke Himpunan Jurnalis Tangerang Raya (JTR) ,Kamis 24 Juli 2026 mengatakan ,diri dalam pengurusan pemecahan surat tanah dimintakan dana sebesar Rp 70 juta oleh Kepala Desa Buaran Bambu, Mulyati, pada tahun 2023.





Menurut pengakuan Usuf ,dia memiliki sebidang tanah seluas 9.214 m² di wilayah Desa Buaran Bambu ,saat mengurus PM1 melalui kuasanya sdr Yandi, ia mengaku diminta sejumlah uang oleh Kades.


"Dalam pengurusan pemecahan sebidang tanah saya dimintakan dana sebesar 70 juta, katanya buat ngurus PM1 ke BPN. Padahal setahu saya biayanya nggak sampai segitu," ujar Usuf, Kamis (24/7/2026).


Lanjut Usuf, "Akhirnya setelah melalui negosiasi yang cukup alot, Mulyati meminta Rp 60 juta pada Usuf dan Yuandi," imbuhnya.




"Ya akhirnya kita berikan dana tersebut,karena kita ingin agar PM1 tersebut segera selesai," ungkap Usuf.


Karena merasa penasaran dengan anggaran yang begitu besar,akhirnya Usuf menanyakan ke salah satu pegawai BPN, tentang cara mengurus pemecahan surat sebidang tanah yang berada di wilayah Kabupaten Tangerang dan kesalahsatu kantor notaris, ternyata tidak begitu tinggi anggaran yang harus dikeluarkan dalam pengurusan tersebut.


Menanggapi laporan tersebut, Ketua JTR Ahmad Putra melalui Wakil Ketua M. Irfansyah alias Ngkong mencoba melakukan klarifikasi perihal tersebut pada Kades Buaran Bambu, guna kesimbangan berita.




"Kita sudah hubungi kades Buaran Bambu kemarin, Minggu (26/07 via Chat WhatsApp, tapi hingga saat ini belum dapat jawaban," katanya.


"Kalau memang benar kades Buaran Bambu meminta anggaran dalam pengurusan pecah surat sebidang tanah sebesar itu, itu tidak benar ,bisa di katakan pungli, mencari kekayaan atas nama jabatan," imbuh Irfan.


Sebagai sosial kontrol, dia berharap ada tindakan dari pihak berwenang atas kejadian ini dan akan mengadukannya pada pihak terkait seperti Camat Pakuhaji, Inspektorat dan kalo perlu ke APH," katanya. (*/JTR)

Gratis Belajar Melukis Di Sanggar seni Mangrove Pulau Cangkir ( MAPUCA )




Kabupateb Tangerang | Mitrapubliknews.com -- Sembari menikmati destinasi wisata hutan mangrove dan pemandangan di seputaran Pulau Cangkir, para remaja pelajar mendapatkan pembinaan seni melukis di Saung Mapuca, Minggu (26 Juli 2026)


Melukis merupakan bagian dari seni yang mesti dilestarikan, tumbuh keresehan dihati pegiat seni lukis akan generasi mendatang, melalui Sanggar Seni Lukis Mapuca diharapkan kembali lahir bibit bibit muda yang mencintai seni lukis




H. Heru sebagai pengelola sanggar seni lukis mangrove pulau cangkir (Mapuca) mengutarakan niat hati dan tujuan nya memberikan ruang fasilitas pembinaan Seni lukis yang di kerjasamakan dengan (aji art studio 66) sebagai tutor pelukis ternama.


"Kami sediakan tempat, alat, cat dan kain kampas secara gratis bagi remaja dan pelajar yang berminat untuk belajar dan di bina menjadi pelukis, belum, belum ada perhatian apapun yang kami terima dari Dinas pendidikan dan kebudayaan maupun Dinas  Dispora budpar kab Tangerang, selama ini kita masih secara swadaya secara kolektif" tutur H.Heru.



Mendengar belum adanya perhatian dari Dinas terkait Aktivis setempat, Santi Indriayanti siap  mendesak Pemerintah Daerah dan Dinas terkait untuk tidak bersikap abai,


"Pemerintah Daerah dan Dinas terkait tidak boleh abai, tentu melalui Sanggar Mapuca ini kita berharap generasi muda remaja dapat belajar seni lukis sembari berwisata, ini harus kita support dan bantu"ucapnya.




H. Heru dengan ramah juga menyampaikan, "Remaja Pelajar di hari libur kami persilahkan datang belajar untuk melukis  gratis sambil berwisata"pungkasnya


(*/Redaksi).

Ketua Yayasan PKBM Bakti Pertiwi Marinan Terus Berinovasi, Terapkan Pembelajaran Digital untuk Meningkatkan Daya Saing Warga Belajar




Kabupaten Tangerang | Mitrapubliknews.comKetua Yayasan PKBM Bakti Pertiwi, Marinan, terus melakukan pembenahan dan inovasi dalam sistem pembelajaran guna meningkatkan kualitas pendidikan bagi warga belajar. Salah satu langkah nyata yang kini diterapkan adalah mengubah pola pembelajaran yang sebelumnya lebih banyak berfokus pada teori di dalam kelas menjadi pembelajaran berbasis keterampilan digital."Minggu(26/7/2026


Program ini diterapkan kepada seluruh warga belajar Program Kesetaraan Paket A, B, dan C serata SD setara SMP dan Setara SMA, sebagai bekal menghadapi perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja yang semakin mengutamakan kemampuan digital.


Marinan menjelaskan bahwa pendidikan nonformal tidak hanya bertujuan memberikan ijazah kesetaraan, tetapi juga harus mampu mencetak lulusan yang memiliki keterampilan dan siap bersaing dengan lulusan sekolah formal.


"Kami ingin warga belajar di  PKBM Bakti Pertiwi tidak hanya memperoleh ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki kemampuan digital yang menjadi kebutuhan di era modern. Dengan begitu, mereka akan lebih siap memasuki dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi," ujar Marinan.


Melalui program pembelajaran digital ini, warga belajar akan dibekali berbagai keterampilan, seperti pengoperasian komputer, pengolahan dokumen, penggunaan aplikasi perkantoran, hingga pemanfaatan teknologi informasi dalam kehidupan sehari-hari.




Penerapan sistem ini diharapkan mampu memberikan berbagai manfaat, di antaranya menyetarakan kemampuan digital siswa PKBM dengan lulusan sekolah formal, memenuhi persyaratan dasar pada berbagai lowongan pekerjaan administratif, serta mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap jasa rental komputer dalam menyelesaikan tugas maupun kebutuhan administrasi lainnya.


Inovasi tersebut menjadi bukti komitmen PKBM Bakti Pertiwi dalam meningkatkan mutu pendidikan nonformal agar semakin relevan dengan perkembangan zaman. 


Dengan menggabungkan pembelajaran teori dan praktik digital, PKBM Bakti Pertiwi optimistis mampu melahirkan lulusan yang lebih kompeten, mandiri, serta memiliki daya saing tinggi di dunia kerja maupun dunia usaha.


Langkah ini sekaligus mempertegas bahwa pendidikan kesetaraan bukan lagi sekadar alternatif, melainkan menjadi sarana strategis dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas, terampil, dan siap menghadapi tantangan era digital.(Otih)

JAJAKA Kota Bekasi Sambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan Berbagai Lomba dan Penguatan Silaturahmi




Bekasi Kota | Mitrapubliknews.com – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, JAJAKA (Jawara Jaga Kampung) Kota Bekasi menggelar berbagai perlombaan yang dipusatkan di Sekretariat JAJAKA Kota Bekasi, Kecamatan Medan Satria, Sabtu malam (25/07/2026).


Kegiatan tersebut diikuti JAJAKA kota bekasi dari sembilan kecamatan se-Kota Bekasi. Berbagai perlombaan yang digelar di antaranya lomba catur, ludo,tumpeng,tarik tambang dan karaoke. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga bertujuan mempererat hubungan kekeluargaan dan memperkuat solidaritas antaranggota JAJAKA.




Panitia pelaksana, Dede Maulana dari JAJAKA Bekasi Utara, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian perlombaan lebih mengedepankan nilai kebersamaan dibandingkan semata-mata mengejar hadiah.


«"Kegiatan ini merupakan wadah untuk mempererat silaturahmi, menjaga kekompakan, dan memperkuat rasa persaudaraan di antara keluarga besar JAJAKA Kota Bekasi. Hadiah bukan tujuan utama, melainkan kebersamaan yang harus terus kita jaga," ujar Dede Maulana.»


Rangkaian kegiatan akan ditutup pada puncak peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia yang akan digelar pada 17 Agustus 2026. Pada kesempatan tersebut, panitia akan mengumumkan para pemenang lomba sekaligus menyelenggarakan upacara pengibaran bendera Merah Putih di lapangan Sekretariat JAJAKA Kota Bekasi.


Di sela-sela kegiatan, Ketua JAJAKA Kota Bekasi, Purnawirawan TNI AD Sertu Rusliadi yang akrab disapa Baba Iyus, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan peserta yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.




Menurutnya, semangat memperingati Hari Kemerdekaan harus menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, menumbuhkan rasa cinta tanah air, serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.


"Kami mengapresiasi seluruh  JAJAKA kota bekasi yang telah berpartisipasi. Semoga semangat kebersamaan dan gotong royong ini terus terjaga, sehingga JAJAKA dapat terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Kota Bekasi," ungkap Baba Iyus.


Melalui kegiatan ini, JAJAKA Kota Bekasi berharap peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi momentum mempererat persaudaraan, memperkuat solidaritas organisasi, serta menumbuhkan semangat nasionalisme di kalangan seluruh anggota.


(Agus Kanit)