BPKAD Kab.Tangerang

BPKAD Kab.Tangerang
Award financial 2024.

Keluarga Besar GAMATA NUSANTARA

Keluarga Besar GAMATA NUSANTARA
Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1446 Hijriah

MITRAPUBLIKNEWS CHANNEL

Recent post

‎Penganiayaan Oleh Pengusaha di Kabupaten Tangerang Terhadap Pekerja Berbuntut Laporan Ke Polsek Teluk Naga, Pendamping Korban Berharap Proses Keadilan

 



‎Kabupaten Tangerang | Mitrapubliknew.com - Pendampingan korban bersama keluarga terkait yang terdampak penganiyaan terhadap para pekerja kini telah melaporkan kepada pihak berwajib di sektor Kepolisian Teluk Naga Kabupaten Tangerang pada 30/4/25, sesuai dengan nomor. LP/B/107/IV/2026/SPKT/POLSEK TELUKNAGA/POLRES METRO TANGERANG KOTA/PMJ," kamis (1 mei 2026).



‎Saat mengkonfirmasi awak media. Eneng biasa dikenal Bunda Dewi selaku pendamping Korban Penganiayaan menjelaskan, Pihak korban sudah melakukan pelaporan ke kepolisian terkait kasus penganiayaan dan pengeroyokan yang mengakibatkan luka fisik dan trauma di Polsek Teluk Naga.


‎"Kemudian, semalam pun sudah langsung dilakukan visum dengan di dampingi oleh polisi dari Polsek Teluk Naga  ke RSUD Kabupaten Tangerang," ungkap bunda dewi.




‎Ia menambahkan, Pihak korban melaporkan pada hari kamis tanggal 30 April 2026 Pukul 21:00, dan sesuai dengan nomor LP/B/107/IV/2026/SPKT/POLSEK TELUKNAGA/POLRES METRO TANGERANG KOTA/PMJ.

 

‎"Jumlah semua korban ada Delapan (8) orang, dan yang sudah di visum ada Empat (4) orang," Ujarnya.



‎Pihak keluarga sangat berharap kasus ini segera selesai dan bisa secepatnya di proses oleh pihak kepolisian, untuk harapan saya semoga proses keadilan dapat disegerakan," pungkasnya.


‎                                (Ant).

LSM KOMANDO APRESIASI SINERGI POSITIF DENGAN PEMDA TANGERANG RAYA




TANGERANG | Mitrapubliknews.com --Dewan Pimpinan Pusat LSM Komando Corong Aspirasi Rakyat (KCAR) menyampaikan apresiasi atas dinamika hubungan kelembagaan yang konstruktif dengan jajaran Pemerintah Daerah se-Tangerang Raya. 1 Mei 2026.

Dihormati Karena Data. Dipercaya Karena Solusi. Bersinergi Karena Tujuan Sama: Rakyat Sejahtera

Menyikapi analisis obyektif yang berkembang di kalangan birokrasi, DPP LSM Komando memandang hal tersebut sebagai cerminan kedewasaan demokrasi lokal, di mana fungsi kontrol sosial dan eksekutif berjalan seiring dalam koridor saling menghormati.


Berdasarkan penelusuran ke kalangan Pemda Kota/Kab. Tangerang & Tangsel, sinergi LSM Komando dengan pemerintah daerah terjalin dalam 4 dimensi positif:


 4 DIMENSI SINERGI LSM KOMANDO – PEMDA TANGERANG RAYA


 1. SEBAGAI MITRA CHECK AND BALANCE YANG KONSTRUKTIF

Pemerintah daerah memandang LSM Komando sebagai mitra koreksi yang berbasis data.


Percepatan Infrastruktur: Masukan terkait kondisi jalan Pakuhaji menjadi bahan evaluasi Dinas Bina Marga/PUPR untuk menentukan skala prioritas perbaikan. Kolaborasi data mempercepat respons. 


Penguatan Tata Kelola: Atensi terhadap transparansi KKPR & perizinan industri menjadi pengingat bersama untuk menjaga akuntabilitas. Bagi birokrat berintegritas, ini membantu mencegah potensi temuan audit BPK.


 2. JEMBATAN KOMUNIKASI PUBLIK YANG EFEKTIF

Di tingkat kewilayahan, LSM Komando berperan aktif sebagai penyambung aspirasi warga.


Pemetaan Masalah Riil: Data lapangan mengenai keluhan limbah Benda atau alih fungsi lahan menjadi input berharga bagi Camat/Lurah dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran.


Respon Cepat Berbasis Informasi: Komunikasi yang terukur dengan media membantu pemerintah daerah memberikan klarifikasi dan tindakan lebih cepat. Seperti pada penanganan isu administrasi pendidikan di SMP Sepatan, sinergi informasi mendorong penyelesaian dalam 3x24 jam.


 3. MITRA DALAM AKSI SOSIAL & STABILITAS WILAYAH

Apresiasi diberikan atas program Komando yang komplementer dengan agenda pemerintah".


Menjangkau Warga: Kegiatan “Berbagi walau sedikit” turut membantu Dinas Sosial menjangkau kelompok masyarakat yang membutuhkan.


Menjaga Kondusivitas: Komitmen LSM Komando mengedepankan *dialog formal* dalam menyalurkan aspirasi dinilai berkontribusi menjaga iklim investasi dan ketertiban wilayah. *Musyawarah menjadi pilihan utama".


 4. PROFESIONALISME FORMAL-LEGAL.

Dari sisi Kesbangpol, struktur dan kepatuhan administratif LSM Komando menjadi contoh tata kelola organisasi yang baik.


Struktur Jelas: Hierarki DPP-DPW-DPD yang rapi memudahkan koordinasi kelembagaan dengan pemerintah.


Basis Hukum Kuat: Kehadiran M.O. Rodhi, SH & tim hukum  memastikan setiap masukan yang disampaikan memiliki rujukan hukum yang dapat dipertanggungjawabkan, sehingga diskusi kebijakan menjadi lebih terarah.


 "SIKAP RESMI DPP LSM KOMANDO CAR"


Ketua Umum DPP LSM Komando, M. Omar Rodhi, SH menegaskan:


Survei kepercayaan 76,2% adalah amanah rakyat sekaligus tanggung jawab moral untuk terus bersinergi. Pemerintah daerah yang bersih adalah mitra kami. Data yang kami sampaikan adalah bahan kerja bersama.


“LSM Komando berkomitmen menjadi jembatan yang kokoh: menyalurkan aspirasi rakyat ke atas, dan memastikan jawaban pemerintah turun ke bawah dalam bentuk kerja nyata. Tujuan kita sama: Tangerang Raya yang adil, sejahtera, dan bermartabat".


“Kami percaya, ketika kritik berbasis data dan solusi, maka hasilnya adalah perbaikan. Mari kita jaga ruang dialog ini. Karena meja kopi bisa jadi meja kerja untuk rakyat.”, pungkasnya.


" LSM Komando CAR senantiasa terbuka untuk kolaborasi data, audiensi, dan kerja bersama seluruh OPD se-Tangerang Raya demi percepatan pelayanan publik".



Analisis di atas disarikan dari wawancara dengan berbagai pemangku kepentingan di Tangerang Raya, April 2026, sebagai bahan refleksi bersama untuk penguatan kemitraan. (*/ red).

Polresta Tangerang Gelar Apel Pasukan May Day, Siaga Jaga Kondusivitas Wilayah




Tangerang| Mitrapubliknews.com -- Polresta Tangerang menunjukkan kesiapsiagaan dalam mengawal peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) dengan menggelar Apel Gelar Pasukan di Lapangan Arya Yudhanegara, Puspemkab Tangerang, Kamis (30/4/2026) sore. Usai apel, seluruh personel langsung bergerak menuju titik ploting masing-masing untuk melaksanakan pengamanan.


Apel dipimpin Bupati Tangerang Maesyal Rasyid selaku inspektur apel. Serta dihadiri sejumlah pejabat tinggi, di antaranya TK I KBRN Brigjen Pol Pradah Pinunjul, Pamen Korps Brimob Mabes Polri Kombes Pol Nugroho, dan Dansat Brimob Polda Banten Kombes Pol Edi Suranta Sinulingga.


Ini dalam amanatnya, Maesyal menegaskan, peringatan May Day bukan sekadar momentum menyampaikan aspirasi. Tetapi juga refleksi bersama dalam membangun dunia kerja yang lebih adil dan manusiawi.


“Peringatan May Day bukan hanya menjadi momentum untuk menyuarakan aspirasi pekerja, tetapi juga menjadi refleksi bersama tentang bagaimana kita membangun dunia kerja yang lebih manusiawi, adil, dan berkeadilan,” ujarnya.




Dia juga menyoroti pentingnya peran pekerja dalam mendorong kemajuan industri di Kabupaten Tangerang,. Sehingga kesejahteraan buruh harus menjadi fondasi utama pembangunan.


“Tahun ini, kita mengusung tema ‘Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja’, yang sangat relevan dengan kondisi saat ini,” tambahnya.


Sementara itu, Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah menegaskan komitmen jajarannya untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan May Day berjalan aman dan kondusif.


Dia menekankan kepada seluruh personel agar mampu menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat, mengedepankan profesionalisme, serta memahami potensi kerawanan di lapangan.




“Seluruh personel harus siap bertindak cepat, tepat, dan terukur sesuai prosedur, serta memastikan kesiapan perlengkapan dan dukungan teknis agar pengamanan berjalan optimal,” tegasnya.


Selain itu, Kapolresta juga mengingatkan pentingnya soliditas dan sinergitas antar unsur TNI, Polri, dan instansi terkait dalam satu kesatuan komando pengamanan. Kata dia, pengamanan harus dilakukan secara humanis dan simpatik. Yakni dengan tetap menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi secara damai. 


"Kami juga menekankan pentingnya koordinasi dan komunikasi yang efektif di lapangan, serta pelaporan situasi secara cepat dan akurat guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan," tandasnya. ("/red).

Delapan (8) Karyawan Jadi Korban Penyekapan dan Penganiayaan Oleh Pihak Gudang ‎



‎Kabupaten Tangerang | Mitrapubliknews.com - Delapan (8) karyawan jadi korban Penganiayaan dan penyekapan serta penyitaan oleh pihak Gudang yang berlokasi di Jl.Cengklong, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten pada Rabu (29 April 2026).


Delapan (8) karyawan yang di sekap tersebut mengalami luka memar sesak napas akibat Penganiayaan, sedangan dua (2) lainnya AA dan AM di larikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan insentif utama.


Wati ibu korban mengungkapkan saat diwawancarai oleh awak media," saya mendapatkan kabar dari pesan Whatsap dari anak saya,  bahwa anak saya di sekap dan Penganiayaan dari pagi hingga pukul 22:00 wib dan tidak dikasih makan dan minum beserta ke tujuh lainnya oleh pihak Gudang,


"Saya bergegas langsung menuju kelokasi  yang kami belum tau apa penyebab dari penyekapan dan Penganiayaan terhadap anak kami dan ke tujuh karyawan lainya," ucap ibu korban.



Adit satpam di lokasi tersebut membenarkan adanya kejadian tersebut, kalau saya melihat di depan tadi saya baru tahu ini ada apa rame-rame, setelah saya mengetahui ada penyekapan dan Penganiayaan, tapi saya belum mengetahui apa penyebabnya sampai di sekap dari pagi hingga pukul 22:00 dan Penganiayaan tersebut.


"Kalau memang tidak ada keputusan dari perusahaan, yang tentu lebih baik sudah mendingan di polsek untuk klarifikasi nya," ujar satpam.


Perkara ini berlanjut di SEKTOR Polsek Teluk Naga, untuk memperdalam dan penyidikan terkait perkara penyekapan dan penganiyaan kedelapan (8) karyawan tersebut.


Hingga berita ini terbit belum mendapatkan informasi dari pihak terkait hingga saat ini.



‎                                 (Ant)

TTKKBI dan Disdikbud Banten Bahas Masa Depan Kebudayaan, dari Gedung Kesenian hingga Dewan Kebudayaan




Serang | Mitrapubliknews.com Upaya memperkuat posisi kebudayaan sebagai bagian penting dari pembangunan daerah mengemuka dalam audiensi antara DPW I Banten Tjimande Tari Kolot Karuhun Banten Indonesia (TTKKBI) dengan jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten, Rabu (29/4/2026). Pertemuan yang berlangsung hangat namun sarat gagasan itu berkembang menjadi ruang dialog strategis yang membahas berbagai isu mendasar kebudayaan Banten—mulai dari minimnya infrastruktur seni, penguatan kurikulum budaya lokal, hingga rencana pembentukan Dewan Kebudayaan sebagai mitra pemerintah dalam merumuskan arah kebijakan kebudayaan.


Rombongan TTKKBI dipimpin langsung Ketua DPW I Banten, H. Hudi Nurhudiyat, didampingi Sekretaris Wilayah II, Uyeng Saepulrohman, bersama jajaran pengurus lainnya. Mereka diterima Sekretaris Disdikbud Banten, Rahmat Tamam, serta Kepala Bidang Kebudayaan, Rohaendi.


Salah satu sorotan utama dalam pertemuan tersebut adalah belum tersedianya gedung kesenian representatif di Banten—sebuah ruang yang selama ini dinilai penting sebagai pusat pertunjukan, ekspresi budaya, sekaligus titik temu komunitas seni dan budaya di daerah.




Dalam dialog itu, Uyeng Saepulrohman menyampaikan keresahan yang selama ini dirasakan para pegiat budaya.


“Kami sebetulnya ingin menyampaikan banyak hal terkait budaya ini. Ya salah satunya terkait keberadaan gedung kesenian, apa itu ada atau tidak ya?” ungkap Uyeng.


Menjawab hal tersebut, Rahmat Tamam mengakui bahwa secara ideal Banten memang belum memiliki gedung kesenian khusus yang dapat menjadi rumah bersama bagi aktivitas budaya. Namun, untuk kebutuhan sementara, pemerintah daerah membuka opsi pemanfaatan Gedung Plaza Aspirasi sebagai ruang pertunjukan budaya.


“Kami mengakui secara ideal belum ada gedung itu. Tetapi apabila memang membutuhkan gedung untuk pertunjukan, kami bisa fasilitasi untuk menggunakan Gedung Plaza Aspirasi. Ya selama bisa dipakai, bisa gunakan itu,” ujarnya.


Sementara itu, Rohaendi menegaskan bahwa pembangunan gedung kesenian sebenarnya telah masuk dalam agenda perencanaan pemerintah. Saat ini, kata dia, fokus diarahkan pada skema pembiayaan, termasuk kemungkinan memanfaatkan dana Corporate Social Responsibility (CSR).


“Ya sedang mengusahakan anggarannya, salah satunya dengan menggunakan dana CSR,” jelasnya.


Pembahasan kemudian berkembang pada isu yang lebih mendasar: integrasi kebudayaan ke dalam sistem pendidikan. Dalam forum itu, TTKKBI mendorong agar unsur budaya lokal mendapat porsi yang lebih kuat dalam kurikulum muatan lokal, agar generasi muda Banten tumbuh dengan kedekatan terhadap akar tradisi dan identitas budayanya sendiri.


Merespons hal tersebut, Rohaendi menjelaskan bahwa sejumlah unsur budaya sejatinya telah mulai diakomodasi, mulai dari penggunaan batik sebagai identitas budaya, pengenalan seni rapak bedug, hingga pencak silat sebagai warisan budaya yang hidup di tengah masyarakat.


Namun demikian, untuk pelajaran bahasa daerah, implementasinya masih dalam tahap penyusunan.


“Namun memang kami belum memasukan secara khususnya untuk penerapan pelajaran bahasa daerah. Namun sedang diupayakan. Kita tahu di Banten ini ada tiga bahasa, sunda, jawa dan betawi. Tentu penerapannya sesuai wilayahnya masing-masing,” ujarnya.




Harapan baru kemudian muncul di penghujung audiensi. Menjawab aspirasi mengenai pentingnya kehadiran lembaga adat atau forum kebudayaan yang dapat menjadi mitra resmi pemerintah, Rohaendi mengungkapkan bahwa Pemprov Banten tengah memfinalisasi Pergub 'Pemajuan Kebudayaan'.


Regulasi ini nantinya diharapkan menjadi landasan penataan ekosistem kebudayaan di Banten, termasuk membuka jalan bagi pembentukan Dewan Kebudayaan sebagai wadah representatif yang menjembatani aspirasi komunitas budaya dengan arah kebijakan pemerintah.


“Terus terang, hal itu bukan lagi kami pikirkan tetapi sudah kami persiapkan. Kebetulan saat ini pemerintah Banten sedang menggodok Pergub 'Pemajuan Kebudayaan'. Dan tampaknya sudah mulai final. Nanti kalau sudah final TTKKBI akan kami undang,” ungkap Rohaendi.


Audiensi tersebut memberi pesan kuat bahwa kebudayaan di Banten mulai diposisikan bukan lagi sekadar ornamen seremonial, melainkan sebagai bagian penting dari fondasi pembangunan daerah. Ketika komunitas budaya dan pemerintah duduk dalam satu meja, yang tumbuh bukan hanya diskusi, tetapi peluang lahirnya kebijakan yang lebih berpihak pada pelestarian identitas, penguatan tradisi, dan masa depan kebudayaan Banten yang lebih terarah. (*/ red).

UBP Lontar Bersama Satuan Radar 401 Tanjung Kait Gelar Bakti Sosial, Salurkan 500 Paket Sembako dan Layanan Kesehatan Gratis




Tangerang | Mitrapubliknews.com Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat sekitar, PT PLN Indonesia Power UBP Banten 3 Lontar berkolaborasi dengan Satuan Radar 401 Tanjung Kait menyelenggarakan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa penyaluran 500 paket sembako serta layanan kesehatan gratis bagi warga Desa Tanjung Kait, Kabupaten Tangerang. 28 April 2026.


Kegiatan ini menjadi bentuk nyata sinergi antara perusahaan, unsur TNI, dan pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Acara tersebut turut dihadiri oleh Bupati Kabupaten Tangerang, Drs. Moch. Maesyal Rasyid, M.Si, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara UBP Lontar dan Satuan Radar 401 Tanjung Kait.




Menurutnya, kegiatan sosial seperti ini sangat membantu masyarakat dan mencerminkan semangat gotong royong dalam membangun daerah. Ia juga berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas di masa mendatang.


Senior Manager UBP Lontar, Ria Indrawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk senantiasa hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. Selain menjaga keandalan pasokan listrik nasional, UBP Lontar juga secara aktif menjalankan berbagai program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan warga, mulai dari bantuan sembako hingga pelayanan kesehatan.




“Melalui kegiatan bakti sosial ini, kami ingin menegaskan bahwa UBP Lontar tidak hanya berfokus pada operasional pembangkitan listrik, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar. Bantuan sembako dan layanan kesehatan gratis ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi warga Desa Tanjung Kait,” ungkapnya.


Sementara itu, Komandan Satuan Radar 211 Tanjung Kait, Letkol Lek Aris Budi Wicaksono, menyampaikan terima kasih atas kolaborasi dan kepedulian seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Ia berharap hubungan baik antara perusahaan, TNI, pemerintah, dan masyarakat dapat terus terjalin kuat demi menciptakan manfaat yang berkelanjutan.


“Kami sangat mengapresiasi kolaborasi yang terjalin dalam kegiatan ini. Semoga hubungan baik antara TNI, perusahaan, pemerintah, dan masyarakat dapat terus terjaga dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi lingkungan sekitar,” tuturnya.


Melalui kegiatan bakti sosial ini, UBP Lontar kembali menegaskan komitmennya sebagai perusahaan yang tidak hanya berfokus pada penyediaan energi listrik nasional, tetapi juga tumbuh dan berkembang bersama masyarakat melalui aksi sosial yang nyata, bermanfaat, dan berkelanjutan.



Narahubung:

Farid Setiawan

Assistant Manager Umum

PT PLN Indonesia Power UBP Banten 3 Lontar

farid.setiawan@plnindonesiapower.co.id

+62 812-9550-4326 (*/red).

‎Rumah Sakit Pakuhaji (RSPH) Bersinergi Berkolaborasi Dalam Rangka Bakti Sosial (BAKSOS) HUT TNI AU Ke-80 Tahun ‎



‎Kabupaten Tangerang | Mitrapubliknews.com – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-80 TNI Angkatan Udara, satuan Radar 401 Tanjung Kait menggelar kegiatan bakti sosial (BAKSOS).


‎"Berupa pengobatan umum gratis oleh Rumah Sakit Pakuhaji (RSPH)  dalam naungan Pemda kabupaten Tangerang ikut berkontribusi di dalam kegiatan baksos tersebut tentu dengan ijin dan arahan pimpinan, serta pembagian sembako kepada masyarakat, Selasa (28/04/2026).


‎Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut berlangsung di lingkungan Satradar 401 Tanjung Kait dan dihadiri oleh unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, serta warga Desa Tanjung Anom yang menjadi penerima manfaat.


‎Dr. Umie Kulsum, MM Direktur RSUD Pakuhaji Kabupaten Tangerang menyampaikan," Bersinergi berkolaborasi dalam rangka Bakti sosial (BAKSOS) HUT TNI AU Ke-80 Untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat  Khususnya di sekitar wilayah Mako satradar TNI AU tanjung kait," ucap Dr. Umie Kulsum, MM Direktur RSUD Pakuhaji Kabupaten Tangerang.


‎"Dengan berpartisipasi dalam rangka kegiatan bakti sosial (BAKSOS), pengobatan gratis dengan jumlah 500 orang," ujar Dr. Umie Kulsum, MM Direktur RSUD Pakuhaji Kabupaten Tangerang.



Komandan Satuan Radar 401 Tanjung kait, Letkol Lek Aris Budi Wicaksono, dalam sambutannya menyampaikan," bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI AU kepada masyarakat.


‎Selain menjalankan tugas sebagai penjaga pertahanan udara, TNI AU juga berkomitmen hadir membantu meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat," ucap Letkol Lek Aris Budi Wicaksono.


‎Sementara itu, Staf Ahli SDM Pemerintah Provinsi Banten, Dr. Nan Supriatna, turut mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menilai bakti sosial ini menjadi bukti sinergitas antara TNI, pemerintah daerah, dan berbagai pihak dalam membantu masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan dan sosial.


‎Hal senada juga disampaikan Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, yang mengungkapkan rasa terima kasih atas kontribusi TNI AU dalam membantu program pemerintah daerah, khususnya dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat," ungkapnya.


‎“Kegiatan ini sangat membantu masyarakat, baik dari sisi pelayanan kesehatan maupun bantuan sosial. Ini adalah bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat,” pungkasnya.


‎                              (Ant)    

Jembatan Garuda di Tangerang Siap Diresmikan, 500 Keluarga Terhubung ‎



‎Kodam Jaya, Tangerang | Mitrapubliknews.com – Pembangunan Jembatan Garuda di Kelurahan Panunggangan Utara, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, mencapai penyelesaian 100 persen pada Selasa (28/4/2026). Jembatan beton sepanjang delapan meter ini siap diresmikan setelah melewati 16 tahapan konstruksi yang melibatkan kolaborasi TNI, Dinas PUPR, dan masyarakat setempat.

‎Jembatan yang dibangun di atas gorong-gorong selebar delapan meter ini menjadi penghubung vital antara Kelurahan Panunggangan Utara dan Panunggangan Timur. Proyek infrastruktur tersebut langsung menyentuh kebutuhan sekitar 500 kepala keluarga yang selama ini terkendala akses transportasi di kawasan padat penduduk.

‎Danramil 01 Tangerang, Mayor Infanteri Jefriansen Sipayung, menyatakan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan wujud nyata sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. "Jembatan ini tidak hanya menghubungkan dua kelurahan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi warga," ujarnya di lokasi proyek.


‎Proses pembangunan dimulai dari penghancuran sisa jembatan lama hingga pengecatan akhir. Tim gabungan yang terdiri dari 10 personel TNI, lima pekerja PUPR Kota Tangerang, lima tukang profesional, dan lima warga masyarakat bekerja secara gotong royong menyelesaikan konstruksi. Bahkan, proyek ini mencatat prestasi tambahan berupa pemasangan paving block sepanjang akses jalan menuju jembatan.

‎Kehadiran jembatan baru diharapkan memangkas waktu tempuh warga dan memperlancar distribusi barang kebutuhan pokok di dua kelurahan tersebut. Selain itu, aksesibilitas yang lebih baik diprediksi akan mendorong pertumbuhan usaha mikro dan kecil di kawasan sekitar.

‎Kodim 0506/Tangerang kini tengah mempersiapkan agenda peresmian jembatan yang rencananya akan dihadiri jajaran pimpinan Korem 052/Wijayakrama. Peresmian ini sekaligus menandai komitmen TNI dalam program pembangunan infrastruktur berbasis kerakyatan di wilayah binaan.

‎Sumber Kodim 0506/Tangerang

RS UniMedika Sepatan Tangerang Gelar Screening THT di SMAN 11 Kabupaten Tangerang

 



Kabupaten Tangerang | Mitrapubliknews.com – RS UniMedika Sepatan Tangerang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesehatan generasi muda melalui kegiatan screening Telinga, Hidung, dan Tenggorokan (THT) yang dilaksanakan di SMAN 11 Kabupaten Tangerang, Selasa 27 April 2026. 


Kegiatan ini bertujuan untuk mendeteksi secara dini berbagai gangguan kesehatan pada area telinga, hidung, dan tenggorokan yang dapat memengaruhi aktivitas belajar serta kualitas hidup para siswa.


"Pemeriksaan dilakukan oleh tim medis profesional RS UniMedika Sepatan Tangerang dengan pendekatan yang edukatif dan menyenangkan.




Antusiasme para siswa dan pihak sekolpah menjadi bukti tingginya kesadaran akan pentingnya pemeriksaan kesehatan sejak dini. 


"Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa dapat lebih memahami pentingnya menjaga kesehatan THT untuk menunjang prestasi dan aktivitas sehari-hari.




RS UniMedika Sepatan Tangerang akan terus berkomitmen menghadirkan layanan kesehatan promotif dan preventif kepada masyarakat, termasuk melalui program edukasi dan pemeriksaan kesehatan di lingkungan sekolah.


Dengan semangat melayani dan peduli, RS UniMedika Sepatan Tangerang siap menjadi mitra kesehatan terpercaya bagi masyarakat Tangerang dan sekitarnya.


(Red)

RS UniMedika Sepatan Tangerang Terima Kunjungan dari RSUP Sitanala

 



Kabupaten Tangerang | Mitrapubliknews.com – RS UniMedika Sepatan Tangerang menerima kunjungan dari RSUP Sitanala dalam rangka mempererat hubungan kelembagaan, berbagi pengalaman, serta memperkuat sinergi antar institusi pelayanan kesehatan, Selasa (27 April 2026).


Kunjungan ini menjadi momen berharga bagi kedua rumah sakit untuk saling bertukar wawasan, pengalaman, dan praktik terbaik dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan, keselamatan pasien, serta inovasi di bidang kesehatan. Selain itu, pertemuan ini juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas di masa mendatang.




Melalui kegiatan ini, RS UniMedika Sepatan Tangerang terus menunjukkan komitmennya untuk senantiasa berkembang dan menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, profesional, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat.


RS UniMedika Sepatan Tangerang percaya bahwa kolaborasi antar fasilitas pelayanan kesehatan merupakan langkah strategis dalam mewujudkan sistem kesehatan yang lebih baik, terintegrasi, dan berkelanjutan bagi masyarakat luas.


Dengan semangat sinergi dan inovasi, RS UniMedika Sepatan Tangerang siap terus menjadi mitra kesehatan terpercaya bagi masyarakat Tangerang dan sekitarnya.


(Red)

Forum Pemred Multimedia dan MitMe.id Jalin Kerjasama Strategis Monetisasi dan Penguatan Brand Media Nasional dan Daerah

 



JAKARTA | Mitrapubliknews.com - Forum Pimpinan Redaksi Multimedia Indonesia (FPRMI) dan MitMe.id, platform publikasi dan ekosistem pengembangan bisnis media di bawah PT Kreasi Pena Indonesia, hari ini resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) pengembangan program komunikasi desa secara nasional. 


Kolaborasi strategis ini bertujuan membangun strategi monetisasi dan penguatan brand media nasional dan daerah di tengah tekanan industri media yang kian ketat dalam beberapa waktu belakangan.


Penandatanganan dilakukan oleh Ketua Umum Forum Pimred Multimedia Bernardus Wilson Lumi dan Founder MitMe.id Adhitya Noviardi yang disaksikan oleh jajaran pengurus dan tim dari kedua belah pihak.


Kerja sama ini menandai dimulainya program nasional "Desa Go Media" Pemred Sahabat Desa, sebuah inisiatif yang memungkinkan desa-desa untuk mempublikasikan kegiatan pembangunan, potensi ekonomi lokal, kearifan budaya melalui jejaring media yang kredibel yang terasosiasi dengan Forum Pemred Multimedia nasional. 


Wilson menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari transformasi peran media dalam mendukung keterbukaan informasi publik hingga ke tingkat akar rumput.


"Media yang tergabung dalam Forum Pemred Multimedia tidak hanya berperan sebagai pengawas, tetapi juga sebagai fasilitator informasi pembangunan. Kemitraan dengan MitMe.id membuka akses bagi redaksi kami terhadap sumber informasi langsung dari desa-desa di seluruh Indonesia. Ini memperkaya khazanah konten positif dan solutif bagi masyarakat," jelasnya.


Dalam sambutannya, Adhitya menambahkan bahwa kolaborasi ini sejalan dengan misi MitMe untuk menjadi ekosistem komunikasi terpadu.


"Selama ini MitMe.id telah menjadi jembatan bagi Desa dan masyarakat untuk mengakses solusi digital, termasuk publikasi ke media di 34 provinsi. Dengan menggandeng Forum Pemred Multimedia, kami ingin memastikan bahwa desa-desa pengguna aplikasi kami memiliki akses langsung ke jaringan media profesional yang kredibel. Ini adalah langkah konkret memperkuat suara desa di kancah nasional," ujarnya.




Aplikasi MitMe.id memang dirancang untuk memudahkan pengguna, termasuk pemerintah desa, dalam mengelola publikasi kegiatan mereka. Melalui fitur yang terintegrasi, desa dapat mengunggah konten yang kemudian dapat diakses dan diverifikasi oleh redaksi media rekanan.


Lebih lanjut, Wilson menekankan bahwa Forum Pemred Multimedia berkomitmen untuk menjaga standar jurnalistik dalam setiap konten yang dipublikasikan. 


"Meskipun difasilitasi oleh platform digital, proses verifikasi dan standar kelayakan berita tetap menjadi otoritas penuh redaksi masing-masing media. Kami akan memastikan sinergi ini berjalan dengan tetap menjunjung tinggi etika jurnalistik," tambahnya.


Kolaborasi ini disepakati berlandaskan empat pilar utama: Capacity Building: Program peningkatan kapasitas bagi desa dalam mengelola publikasi digital, serta pelatihan bagi media dalam memanfaatkan teknologi untuk menjaring konten berbasis komunitas.


Content & Data Insight: Riset bersama untuk memetakan tren informasi pembangunan desa yang dapat menjadi rujukan kebijakan.


Community & Convention: Penyelenggaraan forum dan festival komunikasi yang mempertemukan desa, media, dan pemangku kepentingan lainnya.


Commercial Collaboration: Pengembangan model kerja sama bisnis berkelanjutan antara MitMe, Forum Pemred, dan entitas desa.


Timeline Sosialisasi Segera Bergulir


Pasca penandatanganan MoU ini, kedua pihak telah menyiapkan timeline empat fase yang akan berjalan dalam delapan minggu ke depan, mencakup tahap persiapan teknis, sosialisasi ke desa dan redaksi media, uji coba publikasi (pilot project), hingga evaluasi dan perluasan program.


"Kami menargetkan, dalam 1-2 bulan ke depan, sudah ada desa-desa percontohan yang berhasil publikasi melalui media jejaring Forum Pemred. Ini akan menjadi model yang bisa direplikasi secara nasional," tutup Adit.


Tentang Forum Pimred Multimedia Indonesia


Forum Pimred Multimedia Indonesia adalah organisasi yang menghimpun para pimpinan redaksi, pemimpin umum dan pemimpin perusahaan dari berbagai platform media (cetak, online, televisi, dan radio) di Indonesia. 


Forum ini berperan aktif dalam diskusi strategis pengembangan industri media, peningkatan profesionalisme redaksi, serta advokasi kebijakan pers nasional.


Tentang MitMe.id


MitMe.id merupakan platform publikasi dan ekosistem pengembangan bisnis yang didirikan oleh PT Kreasi Pena Indonesia (PenaKita). MitMe menyediakan solusi terpadu bagi Desa, UMKM dan komunitas, termasuk desa, dalam mengelola komunikasi, publikasi ke jaringan media di 34 provinsi, hingga akses pendanaan digital. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui mitme.id dan app.mitme.id.


(Red)

Polsek Mauk Hadiri Bakti Sosial HUT ke-80 TNI AU di Satradar 401 Tanjungkait

 



Kabupaten Tangerang | Mitrapubliknews.com – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 TNI Angkatan Udara, Satuan Radar 401 Tanjung kait menggelar kegiatan bakti sosial berupa pengobatan umum gratis serta pembagian sembako kepada masyarakat, Selasa (28/04/2026).


Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut berlangsung di lingkungan Satradar 401 Tanjungkait dan dihadiri oleh unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, serta warga Desa Tanjung Anom yang menjadi penerima manfaat.


Komandan Satuan Radar 401 Tanjungkait, Letkol Lek Aris Budi Wicaksono, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI AU kepada masyarakat. Selain menjalankan tugas sebagai penjaga pertahanan udara, TNI AU juga berkomitmen hadir membantu meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat.


“Momentum HUT ke-80 TNI AU ini tidak hanya untuk mengenang sejarah perjuangan, tetapi juga sebagai bentuk pengabdian nyata kepada masyarakat melalui kegiatan sosial,” ujarnya.




Sementara itu, Staf Ahli SDM Pemerintah Provinsi Banten, Dr. Nan Supriatna, turut mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menilai bakti sosial ini menjadi bukti sinergitas antara TNI, pemerintah daerah, dan berbagai pihak dalam membantu masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan dan sosial.


Hal senada juga disampaikan Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, yang mengungkapkan rasa terima kasih atas kontribusi TNI AU dalam membantu program pemerintah daerah, khususnya dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.


“Kegiatan ini sangat membantu masyarakat, baik dari sisi pelayanan kesehatan maupun bantuan sosial. Ini adalah bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ungkapnya.




Kapolsek Mauk, AKP I Nyoman Nariana, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan sosial lintas instansi seperti ini. Menurutnya, sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat merupakan kunci dalam menciptakan situasi yang aman, sehat, dan sejahtera.


Dalam kegiatan tersebut, dilakukan penyerahan bantuan sembako secara simbolis kepada perwakilan masyarakat serta pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis oleh tenaga medis. Kegiatan ditutup dengan peninjauan langsung pelaksanaan bakti sosial oleh para pejabat yang hadir.


Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 11.00 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.


(Red)

Polresta Tangerang Tangkap Pria Diduga Lakukan Kekerasan Seksual di Sukadiri




Kabupaten Tangerang | Mitrapubliknews.com - Polresta Tangerang menangkap pria berinisial A (33) warga Sukadiri, Kabupaten Tangerang. A ditangkap di wilayah Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Sabtu (25/5/2026). 


Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengatakan, A ditangkap setelah dilaporkan atas kasus dugaan kekerasan seksual terhadap empat remaja perempuan. 


"Sampai saat ini, yang sudah melapor, korban sebanyak empat orang. Usia 15 hingga 16 tahun," kata Indra Waspada, Senin (27/4/2026). 


Indra Waspada menjelaskan, keempat korban diketahui merupakan murid mengaji dari tersangka A. Saat menjalankan aksinya, A menggunakan modus membersihkan korban dari gangguan makhluk halus atau jin. 


Berdasarkan keterangan A kepada penyidik, aksi tersebut dilakukan sejak Oktober 2025. Korban biasanya diminta mandi lalu tersangka A ikut masuk ke kamar mandi. Selanjutnya tersangka A melakukan aksinya. 


"Tersangka juga mengancam korban agar menurut, tidak melawan, dan meminta korban agar tidak menceritakan kepada siapa pun," terang Indra Waspada. 


Salah seorang korban kemudian menceritakan peristiwa yang dialami ke orang tuanya. Orang tua korban kemudian mengadukan permasalahan tersebut ke kepala desa setempat, Jumat (24/4/2026). Tak berselang lama, sejumlah warga mendatangi rumah tersangka A. Dari situ diketahui bahwa korban lebih dari satu orang. 


"Petugas kami langsung ke lokasi untuk mengamankan situasi, dan langsung mencari keberadaan terduga pelaku hingga menangkapnya," ujar Indra Waspada. 


Atas perbuatannya, tersangka A dijerat Pasal 81 dan 82 Undang-Undang Perlindungan Anak serta Pasal 473 KUHP dengan ancaman hukuman penjara 15 tahun.


(Red)

Puncak Hari Bhakti Pemasyarakatan Ke-62 Lapas Sumedang Adakan Tasyakuran




Sumedang | Mitrapubliknews.com - Lapas Kelas IIB Sumedang memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan Ke-62 dengan penuh rasa syukur, Minggu (27/4/2026). 


"Rangkaian acara dipusatkan di Lapas Sumedang dan dihadiri jajaran petugas, mitra kerja, purnawirawan, serta keluarga warga binaan


Acara dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada mitra yang telah mendukung program pembinaan kemandirian dan kepribadian. Bentuk apresiasi juga diberikan melalui tali kasih kepada purnawirawan Lapas Sumedang atas dedikasi selama bertugas.



Sebagai wujud kepedulian, Lapas Sumedang menyalurkan bantuan gerobak usaha kepada keluarga warga binaan yang menjalankan usaha secara mandiri. Bantuan ini diharapkan memperkuat ekonomi keluarga sekaligus mendukung proses reintegrasi sosial.


Hari ini juga menjadi puncak sekaligus penutupan Pekan Olahraga dan Seni di Lapas Sumedang. Kalapas Kelas IIB Sumedang, Bima Ganesha Widyadarma, secara langsung menyerahkan hadiah kepada para pemenang. 


Dalam sambutannya, Kalapas menegaskan bahwa peringatan HBP ke-62 menjadi momentum memperkuat komitmen pelayanan, pembinaan, dan sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk Pemasyarakatan yang semakin PASTI.


(Red)

HPN Bekasi Raya 2026 Digelar Mei: Momentum Perkuat Kebebasan Pers Sedunia




Bekasi Kota | Mitrapubliknews.com – Insan Pers Bekasi Raya bersiap menyambut perhelatan besar Hari Pers Nasional (HPN) Bekasi Raya 2026 yang akan dipusatkan di Gedung Creative Center (GCC), Margahayu, Kota Bekasi pada 7 hingga 9 Mei 2026. Selain menjadi ajang silaturahmi akbar lintas organisasi, agenda ini juga disatukan dengan momentum peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia yang jatuh setiap tanggal 3 Mei.


“HPN tetap 9 Februari secara nasional. Sementara kegiatan yang kami gelar pada 7–9 Mei ini merupakan rangkaian kegiatan daerah yang sekaligus kami maknai sebagai bagian dari semangat Hari Kebebasan Pers Sedunia. Ini bukan pelanggaran, tetapi penguatan nilai pers yang independen dan bertanggung jawab,” kata Ketua Panitia HPN Bekasi Raya 2026, Ade Muksin, dalam keterangan persnya, Ahad (26/4/2026).


Acara ini dirancang sebagai wadah inklusif yang menyatukan puluhan organisasi wartawan, kelompok kerja (Pokja), hingga komunitas media tanpa memandang latar belakang organisasi maupun platform. Semangat utamanya adalah meruntuhkan sekat antarjurnalis demi memperkuat profesionalisme dan solidaritas di wilayah Bekasi Raya.


“Kami ingin membangun ruang bersama bagi insan pers. Tidak ada sekat organisasi, tidak ada sekat media. Semua punya hak yang sama untuk merayakan HPN dan memperjuangkan kebebasan pers,” ujar Ade menambahkan.


Selama tiga hari pelaksanaan, panitia telah menyiapkan rangkaian kegiatan yang menyentuh aspek edukasi dan sosial. Mulai dari Seminar Jurnalistik dan Keterbukaan Informasi Publik (KIP), santunan anak yatim, donor darah, cek kesehatan gratis, hingga pemberian penghargaan bagi tokoh dan unsur Forkopimda yang dinilai memiliki kepedulian tinggi terhadap dunia pers.


“Rangkaian ini mencerminkan fungsi pers sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999, yaitu sebagai media informasi, pendidikan, dan kontrol sosial,” jelasnya.


Menanggapi aspek legalitas dan pembiayaan, panitia memastikan bahwa seluruh proses penyelenggaraan dilakukan secara transparan dan akuntabel. Penggunaan anggaran dipastikan mengikuti mekanisme aturan yang berlaku melalui fasilitasi program pemerintah daerah yang sah secara hukum.


“Kegiatan ini difasilitasi melalui program pemerintah daerah dengan mekanisme yang sah. Tidak ada pelanggaran hukum dalam pelaksanaannya. Kebebasan pers bukan sekadar slogan, tapi tanggung jawab,” kata Ade.


Sebagai penutup, Ade menekankan bahwa HPN adalah milik seluruh insan pers Indonesia secara kolektif, bukan klaim milik satu kelompok tertentu. Penyelenggaraan ini diharapkan menjadi bukti nyata kekuatan pers yang bersatu dalam mengawal pembangunan daerah.


“Justru melalui momentum ini, kita ingin menunjukkan bahwa pers Bekasi Raya bisa bersatu, kuat, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Pers bersatu, Bekasi Raya maju,” pungkasnya.


(Agus Kanit)