BPKAD Kab.Tangerang

BPKAD Kab.Tangerang
Award financial 2024.

Keluarga Besar GAMATA NUSANTARA

Keluarga Besar GAMATA NUSANTARA
Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1446 Hijriah

MITRAPUBLIKNEWS CHANNEL

Recent post

Kumpulkan Perwira Satlantas, Kapolresta Tangerang Minta Penanganan Laka Cepat dan Profesional




Tangerang| Mitrapubliknews.com --Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengumpulkan seluruh perwira Satlantas Polresta Tangerang untuk melakukan analisis dan evaluasi (anev) penanganan kecelakaan lalu lintas, Selasa (28/7/2026). 


Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan. Sekaligus menekan angka fatalitas kecelakaan di wilayah hukum Polresta Tangerang.


"Setiap laporan kecelakaan harus direspons dengan cepat dan profesional," kata Indra Waspada. 


Dia menekankan, personel agar segera mendatangi lokasi kejadian, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) secara menyeluruh sesuai standar operasional prosedur (SOP), serta mengutamakan keselamatan korban.


"Fast response harus menjadi budaya kerja. Begitu menerima laporan, segera menuju TKP, lakukan penanganan secara profesional, dan pastikan keselamatan korban menjadi prioritas utama," tegasnya.




Selain penanganan di lokasi, Indra Waspada juga meminta personel memperkuat koordinasi dengan Dinas Kesehatan, rumah sakit, maupun stakeholder. Hal itu agar proses evakuasi dan pertolongan pertama terhadap korban dapat dilakukan secepat mungkin.


Di sisi lain, pengaturan arus lalu lintas juga menjadi perhatian. Personel diminta segera melakukan rekayasa lalu lintas di lokasi kecelakaan. Tujuannya untuk mencegah kemacetan sekaligus menghindari terjadinya kecelakaan susulan.




Indra Waspada menegaskan, tugas Satlantas tidak berhenti setelah menangani kecelakaan. 


"Setiap kejadian harus menjadi bahan evaluasi untuk menyusun langkah-langkah pencegahan," ujarnya. 


Karena itu, lanjut dia, seluruh jajaran diminta memetakan titik rawan kecelakaan (blackspot) dengan menganalisis penyebabnya, baik dari faktor manusia, kendaraan, kondisi jalan, maupun lingkungan. 


Jika ditemukan jalan rusak, marka jalan memudar, rambu lalu lintas hilang, atau penerangan jalan yang kurang memadai, personel diminta segera berkoordinasi dengan instansi terkait agar segera dilakukan perbaikan.


"Edukasi kepada masyarakat juga harus terus diperkuat," katanya. 


Dia mendorong, agar dilaksanakan sosialisasi keselamatan berlalu lintas kepada pelajar, komunitas, dan masyarakat umum.


"Manfaatkan media sosial sebagai sarana kampanye tertib berlalu lintas," ujarnya.


Dalam aspek penegakan hukum, Indra Waspada, meminta seluruh jajaran tetap mengedepankan pendekatan humanis. Namun tetap tegas terhadap berbagai pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan, seperti balap liar, penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis, hingga kendaraan yang mengangkut muatan melebihi kapasitas.


Indra Waspada juga menginstruksikan jajaran untuk meningkatkan pengawasan melekat terhadap personel di lapangan agar pelayanan di Unit Laka, Turjawali, maupun Samsat tetap berjalan optimal.


"Target kita jelas, yaitu menekan angka fatalitas kecelakaan lalu lintas. Jadikan setiap penanganan kecelakaan sebagai pembelajaran untuk melakukan langkah-langkah pencegahan berikutnya," pungkasnya. (*/Red).

Bangun Semangat Sinegritas Perumda PDAM Tirta Benteng kota Tangerang Bersama KB FKPPI PC 2705






Tangerang | Mitrapubliknews.com --Pimpinan dan Staff Perumda PDAM Tirta Benteng kota Tangerang menerima audiensi silaturahmi Pengurus Keluarga Besar Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan Dan Putra Putri TNI - POLRI / KB FKPPI PC 2705 Kita Tangerang, Senin 27 Juli 2026.


Diterima langsung oleh Direktur Utama Perumda Tirta Benteng kota Tangerang H. Doddy Effendi, SH dan Budi H. Santoso selaku Kepala Satuan Sekretariat Perusahaan.





Ketua KB FKPPI PC 2705 Kota Tangerang Aris Purnomohadi, SH, MH memperkenalkan perwakilan Unsur Pengurus KB FKPPI 2705, Dewan Penasehat beserta Para Ketua Ketua Rayon KB FKPPI PC 2705 se kota Tangerang yang juga turut hadir dalam pertemuan ini.





Dalam pertemuan audiensi silaturahmi, di sepakati hubungan sinergi dan komunikasi yang positif, semangat kebersamaan antara Perumda Tirta Benteng dan KB FKPPI akan terus terjalin hubungan berkesinambungan, dalam di masa yang akan datang.




Pertemuan berlangsung hangat, dan kekeluargaan. Di tandai dengan penyerahan Plakat bersama antara Direktur Utama Perumda Tirta Benteng H. Doddy Effendi, SH dengan Ketua KB FKPPI PC 2705 Aris Purnomohadi SH, MH. Di lanjutkan di sesi akhir pertemuan dengan photo bersama. (*/ Redaksi).

Pastikan Wilayah Aman dan Kondusif, Koramil 10/Sepatan Gelar Patroli Malam

 




Tangerang | Mitrapubliknews.com – Dalam rangka menjaga keamanan dan Kodam Jaya, Tigaraksa ketertiban masyarakat, Koramil 10/Sepatan, Kodim 0510/Tigaraksa melaksanakan kegiatan patroli malam guna memastikan wilayah tetap aman dan kondusif, khususnya pada jam-jam rawan, Senin (27/7/2026).


Kegiatan patroli dipimpin langsung oleh Pelda Adin bersama personel Koramil 10/Sepatan dengan menyasar sejumlah titik strategis dan jalur utama di wilayah binaan.


Adapun rute patroli dimulai dari Makoramil 10/Sepatan, kemudian dilanjutkan ke Jl. Raya Mauk, Jl. Raya Sulang, Jl. Raya Kebun Nangka, Jl. Raya Gatot Subroto, Jl. Raya Pakuhaji, dan kembali finish di Makoramil 10/Sepatan.




Dalam pelaksanaannya, personel melakukan pemantauan situasi wilayah, memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tetap menjaga keamanan lingkungan, serta mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas seperti aksi kejahatan jalanan, balap liar, dan tawuran remaja.


Pelda Adin menyampaikan bahwa patroli malam ini merupakan bagian dari upaya rutin Koramil dalam menciptakan rasa aman bagi masyarakat.




“Patroli ini kami lakukan sebagai bentuk kehadiran TNI di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman dan memastikan wilayah tetap kondusif,” ujarnya.


Dengan adanya kegiatan patroli ini, diharapkan situasi keamanan di wilayah Sepatan dan sekitarnya dapat terus terjaga serta masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang dan nyaman.


(*/ Redaksi)



Sumber Kodim 0510/Tigaraksa

Pererat Sinergi Pemd dan Parpol, DPC PPP Kampar Audiensi Bersam Bupati dan Wakil Bupati Kampar




BANGKINANG | Mitrapubliknews.com Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Kampar menggelar agenda audiensi dan silaturahmi bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Kampar di Kantor Bupati Kampar, Bangkinang.


Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua DPC PPP Kabupaten Kampar Hj. Jasnita Tarmizi,hadir juga dari jajaran Pengurus DPC PPP Kampar ada Dewan Penasehat Partai H Said Abdullah,Sekretaris Bung Surya, Pengurus lain nya, Bupati Kampar Ahmad Yuzar, serta Wakil Bupati Kampar Misharti, beserta jajaran pengurus partai dan pejabat di lingkungan Pemkab Kampar.


Ketua DPC PPP Kabupaten Kampar Hj. Jasnita Tarmizi menyampaikan bahwa silaturahmi ini merupakan langkah awal yang strategis dalam membangun komunikasi yang harmonis serta memperkuat sinergitas antara DPC PPP Kampar dan Pemerintah Daerah.


"Alhamdulillah, hari ini DPC PPP Kabupaten Kampar telah melaksanakan agenda audiensi dan silaturahmi bersama Bapak Bupati Ahmad Yuzar serta Ibu Wakil Bupati Misharti. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus menyelaraskan pandangan demi kemajuan daerah," ujar Jasnita dalam keterangannya di Bangkinang.


Jasnita menegaskan, keberadaan partai politik tidak hanya sebatas instrumen demokrasi, melainkan juga harus mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah yang konstruktif dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas.


"PPP Kampar berkomitmen untuk terus mengawal aspirasi masyarakat dan siap menjadi mitra yang solutif bagi Pemkab Kampar. Kami siap mendukung berbagai program pembangunan daerah yang menyentuh langsung kebutuhan rakyat," tegasnya.




Dalam kesempatan tersebut, jajaran DPC PPP Kampar juga menyerahkan plakat cenderamata kepada Pemkab Kampar sebagai simbol komitmen kemitraan dan sinergi antar-lembaga.


Jasnita turut memberikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada seluruh pengurus, kader, dan jajaran pimpinan daerah atas terselenggaranya kegiatan tersebut dengan lancar.


"Terima kasih atas dukungan dan doa dari seluruh pengurus serta kader. Mari kita jaga soliditas ini agar PPP Kampar senantiasa hadir dan memberikan kontribusi nyata bagi seluruh masyarakat Kabupaten Kampar," pungkasnya.


Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat tersebut diakhiri dengan diskusi terbatas mengenai isu-isu pembangunan daerah serta foto bersama seluruh jajaran yang hadir. (Pajar Saragih).

Miris! Urus PM 1 Tanah Seluas 9.214 M² Diminta Rp 70 Juta. di Desa Buaran Bambu Pakuhaji




TANGERANG | Mitrapubliknews.com - Salah satu warga Desa Buaran Bambu, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, mengeluhkan adanya pungutan liar dalam pengurusan pemecahan sertifikat tanah atau PM1 diwilayahnya.


Usuf Bin Ombeng mencerita ke Himpunan Jurnalis Tangerang Raya (JTR) ,Kamis 24 Juli 2026 mengatakan ,diri dalam pengurusan pemecahan surat tanah dimintakan dana sebesar Rp 70 juta oleh Kepala Desa Buaran Bambu, Mulyati, pada tahun 2023.





Menurut pengakuan Usuf ,dia memiliki sebidang tanah seluas 9.214 m² di wilayah Desa Buaran Bambu ,saat mengurus PM1 melalui kuasanya sdr Yandi, ia mengaku diminta sejumlah uang oleh Kades.


"Dalam pengurusan pemecahan sebidang tanah saya dimintakan dana sebesar 70 juta, katanya buat ngurus PM1 ke BPN. Padahal setahu saya biayanya nggak sampai segitu," ujar Usuf, Kamis (24/7/2026).


Lanjut Usuf, "Akhirnya setelah melalui negosiasi yang cukup alot, Mulyati meminta Rp 60 juta pada Usuf dan Yuandi," imbuhnya.




"Ya akhirnya kita berikan dana tersebut,karena kita ingin agar PM1 tersebut segera selesai," ungkap Usuf.


Karena merasa penasaran dengan anggaran yang begitu besar,akhirnya Usuf menanyakan ke salah satu pegawai BPN, tentang cara mengurus pemecahan surat sebidang tanah yang berada di wilayah Kabupaten Tangerang dan kesalahsatu kantor notaris, ternyata tidak begitu tinggi anggaran yang harus dikeluarkan dalam pengurusan tersebut.


Menanggapi laporan tersebut, Ketua JTR Ahmad Putra melalui Wakil Ketua M. Irfansyah alias Ngkong mencoba melakukan klarifikasi perihal tersebut pada Kades Buaran Bambu, guna kesimbangan berita.




"Kita sudah hubungi kades Buaran Bambu kemarin, Minggu (26/07 via Chat WhatsApp, tapi hingga saat ini belum dapat jawaban," katanya.


"Kalau memang benar kades Buaran Bambu meminta anggaran dalam pengurusan pecah surat sebidang tanah sebesar itu, itu tidak benar ,bisa di katakan pungli, mencari kekayaan atas nama jabatan," imbuh Irfan.


Sebagai sosial kontrol, dia berharap ada tindakan dari pihak berwenang atas kejadian ini dan akan mengadukannya pada pihak terkait seperti Camat Pakuhaji, Inspektorat dan kalo perlu ke APH," katanya. (*/JTR)

Gratis Belajar Melukis Di Sanggar seni Mangrove Pulau Cangkir ( MAPUCA )




Kabupateb Tangerang | Mitrapubliknews.com -- Sembari menikmati destinasi wisata hutan mangrove dan pemandangan di seputaran Pulau Cangkir, para remaja pelajar mendapatkan pembinaan seni melukis di Saung Mapuca, Minggu (26 Juli 2026)


Melukis merupakan bagian dari seni yang mesti dilestarikan, tumbuh keresehan dihati pegiat seni lukis akan generasi mendatang, melalui Sanggar Seni Lukis Mapuca diharapkan kembali lahir bibit bibit muda yang mencintai seni lukis




H. Heru sebagai pengelola sanggar seni lukis mangrove pulau cangkir (Mapuca) mengutarakan niat hati dan tujuan nya memberikan ruang fasilitas pembinaan Seni lukis yang di kerjasamakan dengan (aji art studio 66) sebagai tutor pelukis ternama.


"Kami sediakan tempat, alat, cat dan kain kampas secara gratis bagi remaja dan pelajar yang berminat untuk belajar dan di bina menjadi pelukis, belum, belum ada perhatian apapun yang kami terima dari Dinas pendidikan dan kebudayaan maupun Dinas  Dispora budpar kab Tangerang, selama ini kita masih secara swadaya secara kolektif" tutur H.Heru.



Mendengar belum adanya perhatian dari Dinas terkait Aktivis setempat, Santi Indriayanti siap  mendesak Pemerintah Daerah dan Dinas terkait untuk tidak bersikap abai,


"Pemerintah Daerah dan Dinas terkait tidak boleh abai, tentu melalui Sanggar Mapuca ini kita berharap generasi muda remaja dapat belajar seni lukis sembari berwisata, ini harus kita support dan bantu"ucapnya.




H. Heru dengan ramah juga menyampaikan, "Remaja Pelajar di hari libur kami persilahkan datang belajar untuk melukis  gratis sambil berwisata"pungkasnya


(*/Redaksi).

Ketua Yayasan PKBM Bakti Pertiwi Marinan Terus Berinovasi, Terapkan Pembelajaran Digital untuk Meningkatkan Daya Saing Warga Belajar




Kabupaten Tangerang | Mitrapubliknews.comKetua Yayasan PKBM Bakti Pertiwi, Marinan, terus melakukan pembenahan dan inovasi dalam sistem pembelajaran guna meningkatkan kualitas pendidikan bagi warga belajar. Salah satu langkah nyata yang kini diterapkan adalah mengubah pola pembelajaran yang sebelumnya lebih banyak berfokus pada teori di dalam kelas menjadi pembelajaran berbasis keterampilan digital."Minggu(26/7/2026


Program ini diterapkan kepada seluruh warga belajar Program Kesetaraan Paket A, B, dan C serata SD setara SMP dan Setara SMA, sebagai bekal menghadapi perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja yang semakin mengutamakan kemampuan digital.


Marinan menjelaskan bahwa pendidikan nonformal tidak hanya bertujuan memberikan ijazah kesetaraan, tetapi juga harus mampu mencetak lulusan yang memiliki keterampilan dan siap bersaing dengan lulusan sekolah formal.


"Kami ingin warga belajar di  PKBM Bakti Pertiwi tidak hanya memperoleh ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki kemampuan digital yang menjadi kebutuhan di era modern. Dengan begitu, mereka akan lebih siap memasuki dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi," ujar Marinan.


Melalui program pembelajaran digital ini, warga belajar akan dibekali berbagai keterampilan, seperti pengoperasian komputer, pengolahan dokumen, penggunaan aplikasi perkantoran, hingga pemanfaatan teknologi informasi dalam kehidupan sehari-hari.




Penerapan sistem ini diharapkan mampu memberikan berbagai manfaat, di antaranya menyetarakan kemampuan digital siswa PKBM dengan lulusan sekolah formal, memenuhi persyaratan dasar pada berbagai lowongan pekerjaan administratif, serta mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap jasa rental komputer dalam menyelesaikan tugas maupun kebutuhan administrasi lainnya.


Inovasi tersebut menjadi bukti komitmen PKBM Bakti Pertiwi dalam meningkatkan mutu pendidikan nonformal agar semakin relevan dengan perkembangan zaman. 


Dengan menggabungkan pembelajaran teori dan praktik digital, PKBM Bakti Pertiwi optimistis mampu melahirkan lulusan yang lebih kompeten, mandiri, serta memiliki daya saing tinggi di dunia kerja maupun dunia usaha.


Langkah ini sekaligus mempertegas bahwa pendidikan kesetaraan bukan lagi sekadar alternatif, melainkan menjadi sarana strategis dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas, terampil, dan siap menghadapi tantangan era digital.(Otih)

JAJAKA Kota Bekasi Sambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan Berbagai Lomba dan Penguatan Silaturahmi




Bekasi Kota | Mitrapubliknews.com – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, JAJAKA (Jawara Jaga Kampung) Kota Bekasi menggelar berbagai perlombaan yang dipusatkan di Sekretariat JAJAKA Kota Bekasi, Kecamatan Medan Satria, Sabtu malam (25/07/2026).


Kegiatan tersebut diikuti JAJAKA kota bekasi dari sembilan kecamatan se-Kota Bekasi. Berbagai perlombaan yang digelar di antaranya lomba catur, ludo,tumpeng,tarik tambang dan karaoke. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga bertujuan mempererat hubungan kekeluargaan dan memperkuat solidaritas antaranggota JAJAKA.




Panitia pelaksana, Dede Maulana dari JAJAKA Bekasi Utara, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian perlombaan lebih mengedepankan nilai kebersamaan dibandingkan semata-mata mengejar hadiah.


«"Kegiatan ini merupakan wadah untuk mempererat silaturahmi, menjaga kekompakan, dan memperkuat rasa persaudaraan di antara keluarga besar JAJAKA Kota Bekasi. Hadiah bukan tujuan utama, melainkan kebersamaan yang harus terus kita jaga," ujar Dede Maulana.»


Rangkaian kegiatan akan ditutup pada puncak peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia yang akan digelar pada 17 Agustus 2026. Pada kesempatan tersebut, panitia akan mengumumkan para pemenang lomba sekaligus menyelenggarakan upacara pengibaran bendera Merah Putih di lapangan Sekretariat JAJAKA Kota Bekasi.


Di sela-sela kegiatan, Ketua JAJAKA Kota Bekasi, Purnawirawan TNI AD Sertu Rusliadi yang akrab disapa Baba Iyus, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan peserta yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.




Menurutnya, semangat memperingati Hari Kemerdekaan harus menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, menumbuhkan rasa cinta tanah air, serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.


"Kami mengapresiasi seluruh  JAJAKA kota bekasi yang telah berpartisipasi. Semoga semangat kebersamaan dan gotong royong ini terus terjaga, sehingga JAJAKA dapat terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Kota Bekasi," ungkap Baba Iyus.


Melalui kegiatan ini, JAJAKA Kota Bekasi berharap peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi momentum mempererat persaudaraan, memperkuat solidaritas organisasi, serta menumbuhkan semangat nasionalisme di kalangan seluruh anggota.


(Agus Kanit)

Danrem 052/Wijayakrama Terima Brevet Kehormatan Setia Waspada Paspampres, Perkuat Sinergi Pengamanan VVIP dan Stabilitas Ibu Kota




Jakarta Pusat | Mitrapubliknews.com – Komandan Korem 052/Wijayakrama Brigjen TNI Faizal Rizal, S.I.P., M.I.P., menerima Brevet Kehormatan Setia Waspada dari Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres) Mayjen TNI Dr. Edwin Adrian Sumantha dalam upacara penyematan yang berlangsung di Graha Tribhakti Pratama Mako Paspampres, Jakarta Pusat, Sabtu (25/7/2026).


Brevet Kehormatan Setia Waspada diberikan kepada 66 penerima yang berasal dari unsur TNI, Polri, kementerian, lembaga, dan instansi terkait sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi, dukungan, serta kerja sama yang telah diberikan dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas-tugas Paspampres. Penyematan brevet tersebut sekaligus menandai pengangkatan para penerima sebagai Warga Kehormatan Paspampres.


Dalam amanatnya, Danpaspampres Mayjen TNI Dr. Edwin Adrian Sumantha menegaskan bahwa nilai luhur Setia Waspada merupakan landasan utama setiap prajurit Paspampres dalam melaksanakan tugas pengamanan VVIP guna menjaga keselamatan kepala negara, tamu negara, serta kehormatan bangsa dan negara.




Danpaspampres juga menekankan pentingnya memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas instansi dalam mendukung keberhasilan tugas pengamanan nasional. Selain itu, seluruh unsur pendukung diharapkan senantiasa menjunjung tinggi integritas dan profesionalisme melalui penerapan prinsip Zero Mistake dalam setiap pelaksanaan tugas.


Sebagai salah satu penerima Brevet Kehormatan Setia Waspada, Brigjen TNI Faizal Rizal, S.I.P., M.I.P., menyampaikan apresiasi dan rasa hormat atas kepercayaan yang diberikan Paspampres. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan sinergi dalam mendukung tugas pengamanan VVIP serta menjaga stabilitas wilayah.




Danrem menegaskan bahwa sebagai Komando Kewilayahan yang berada di wilayah Ibu Kota Negara, Korem 052/Wijayakrama memiliki peran strategis dalam mendukung pengamanan Presiden dan Wakil Presiden beserta keluarga, mantan Presiden dan Wakil Presiden beserta keluarga, serta tamu negara setingkat kepala negara dan kepala pemerintahan selama berada di Jakarta dan wilayah sekitarnya.


“Selain itu, Korem 052/Wijayakrama juga berkomitmen untuk terus menjaga kondusivitas wilayah Ibu Kota sebagai pusat pemerintahan, diplomatik, ekonomi, dan industri nasional. Sinergi yang kuat antara TNI, Polri, kementerian, lembaga, dan seluruh komponen bangsa merupakan kunci keberhasilan dalam mewujudkan keamanan dan stabilitas nasional,” tegas Danrem.


Kegiatan penyematan brevet berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Komandan Paspampres, Inspektur Paspampres, para Asisten Danpaspampres, serta para Komandan Satuan jajaran Paspampres. (*/Redaksi).

Kedepankan Prosedur Hukum, Polresta Tangerang Tegaskan Tindaklanjuti Kasus Dugaan Kekerasan Seksual




Tangerang| Mitrapubliknews.com -- Polresta Tangerang memastikan penanganan laporan kasus dugaan kekerasan seksual yang melibatkan tersangka berinisial AR berjalan secara sesuai dengan mekanisme hukum yang berlaku.


Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah menegaskan komitmen memberikan perlindungan hukum bagi korban. 


"Sekaligus memastikan seluruh tahapan penyelidikan hingga penyidikan dilakukan secara transparan dan akuntabel," kata Indra Waspada, Sabtu (25/7/2026). 


Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Tangerang menerima laporan tersebut pada 6 Agustus 2025. Hanya selang beberapa hari, tepatnya pada 11 Agustus 2025, Unit V PPA langsung merespons dengan menerbitkan Surat Perintah Penyelidikan.


Dalam proses penyelidikan tersebut, penyidik telah memanggil sejumlah saksi serta melayangkan undangan klarifikasi resmi kepada terlapor, AR. Namun, terlapor tidak memenuhi undangan klarifikasi tersebut.


Meski demikian, proses hukum tidak terhenti. Berdasarkan kecukupan alat bukti dan keterangan saksi-saksi yang terkumpul, penyidik melaksanakan gelar perkara. Hingga status kasus tersebut resmi ditingkatkan ke tahap Penyidikan pada 6 April 2026.


Rangkaian pemeriksaan lanjutan dan gelar perkara kembali dilakukan hingga akhirnya penyidik menetapkan AR sebagai tersangka pada 7 Juli 2026. Pada tanggal yang sama, Surat Perintah Penangkapan terhadap tersangka AR resmi diterbitkan.


"Saat ini, tim penyidik di lapangan tengah aktif melakukan pencarian intensif lantaran tersangka AR diketahui sudah tidak berada di kediamannya," beber Indra Waspada. 


Dia menegaskan, kepolisian tidak pernah menyurutkan langkah dalam menuntaskan perkara kekerasan terhadap perempuan dan anak.


"Setiap laporan yang masuk, khususnya terkait kekerasan seksual, kami tindak lanjuti secara serius," ujarnya. 


Dia menambahkan, saat ini fokus utama petugas adalah mengamankan keberadaan tersangka guna kepastian hukum bagi korban. (*/ Redaksi).

TNI–POLRI Berhasil Ungkap Kasus Pembunuhan Prajurit TNI AD, Tujuh Tersangka Diamankan




TANGERANG | Mitrapubliknews.com Polres Tangerang Selatan menggelar konferensi pers terkait pengungkapan kasus pembunuhan dan pengeroyokan yang menyebabkan gugurnya Prada Arif Budi Sampurna, prajurit Yonif 804/Dharma Bakti Asasta Yudha, Kodam XVII/Cenderawasih. Kegiatan berlangsung di Aula Guyub Lantai 4 Polres Tangerang Selatan, Jumat (24/7/2026).


Konferensi pers dipimpin langsung oleh Kapolres Tangerang Selatan AKBP Boy Jumalolo, S.H., S.I.K., M.H., serta dihadiri Kasiintel Kasrem 052/Wijayakrama Kolonel Inf M. Zia Ulhaq, S.Sos., Danden Inteldam XVII/Cenderawasih Letkol Inf Nasser, Kabag PAM Kodiklat TNI Letkol CPM Erwan, Dandenpom Jaya/1 Tangerang Mayor CPM Dio Muhammad Putra Utama, S.S.T.Han., S.I.P., M.M., dan Wakapolres Tangerang Selatan Kompol M. Tri Yandi Permana, S.I.K., M.A. Kegiatan ini juga dihadiri unsur Kejaksaan serta awak media nasional dan daerah.


Dalam keterangannya, Kapolres Tangerang Selatan menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga almarhum Prada Arif Budi Sampurna. Ia menegaskan bahwa sejak awal penanganan perkara, Polres Tangerang Selatan bergerak cepat dan berkoordinasi secara intensif dengan Denpom Jaya/1 Tangerang, Korem 052/Wijayakrama, serta unsur terkait lainnya untuk mengungkap para pelaku dan memastikan proses hukum berjalan secara profesional.




Melalui penyelidikan yang cepat, terukur, dan berkesinambungan, aparat gabungan berhasil mengamankan tujuh tersangka yang diduga terlibat dalam tindak pidana tersebut. Tiga tersangka diamankan dan ditahan di Polres Tangerang Selatan, sementara empat tersangka lainnya diamankan melalui pengembangan penyidikan dan ditahan di Polda Metro Jaya untuk proses hukum lebih lanjut.




Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan AKP Wira Graha Setiawan, S.Tr.K., S.I.K., CBA., menjelaskan bahwa pengungkapan kasus dilakukan melalui olah tempat kejadian perkara, pemeriksaan saksi-saksi, pengumpulan barang bukti, serta pengembangan penyidikan yang melibatkan sinergi TNI dan Polri. Dalam perkara ini, penyidik turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya senjata tajam, pakaian yang digunakan saat kejadian, telepon genggam, serta barang-barang milik korban yang berkaitan dengan tindak pidana tersebut.


Para tersangka dikenakan Pasal 458 KUHP tentang Pembunuhan, Pasal 262 ayat (4) KUHP tentang Pengeroyokan yang mengakibatkan kematian, serta Pasal 466 ayat (3) KUHP tentang Penganiayaan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Atas perbuatannya, para tersangka terancam pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling lama 20 tahun.




Pengungkapan kasus ini menjadi bukti nyata soliditas dan sinergitas TNI–Polri dalam penegakan hukum. Keberhasilan mengamankan seluruh tersangka dalam waktu relatif singkat menunjukkan komitmen aparat dalam menangani setiap perkara secara profesional, transparan, dan berkeadilan, guna memberikan kepastian hukum serta rasa keadilan bagi keluarga korban dan masyarakat. (*/ Redaksi).

Polresta Tangerang Selidiki Curanmor Diduga Gunakan Senjata Api di Citra Raya




Tangerang| Mitrapubliknews.com -- Polresta Tangerang menyelidiki kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang diduga melibatkan pelaku bersenjata api di kawasan Bundaran 3 Citra Raya, Kecamatan Panongan, Jumat (24/7/2026).


Peristiwa tersebut sempat diwarnai aksi kejar-kejaran antara petugas keamanan dengan terduga pelaku. Dalam video yang beredar di media sosial, pelaku diduga mengeluarkan dan menembakkan senjata api saat berusaha melarikan diri.


Kapolresta Tangerang Kombes Pol. Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengatakan, pihaknya langsung bergerak melakukan penyelidikan begitu menerima informasi terkait kejadian tersebut.


"Kami langsung melakukan penyelidikan dengan mendatangi dan melakukan olah tempat kejadian perkara, serta mengumpulkan keterangan dari para saksi," kata Indra Waspada.




Dia menjelaskan, berdasarkan keterangan awal, peristiwa bermula saat petugas keamanan yang sedang berpatroli menerima informasi mengenai satu unit sepeda motor yang diduga baru saja dicuri.


Tidak lama kemudian, petugas keamanan melihat sepeda motor dengan ciri-ciri yang identik dengan kendaraan yang dilaporkan hilang. Petugas lalu berupaya mengikuti dan menghentikan kendaraan tersebut.


"Namun saat akan dihentikan, orang yang diduga pelaku melakukan perlawanan dengan mengeluarkan dan menembakkan benda yang diduga senjata api," ujar Indra Waspada.




Beruntung, petugas keamanan berhasil menghindari tembakan tersebut dan tetap berupaya melakukan pengejaran. Meski demikian, terduga pelaku bersama rekannya berhasil melarikan diri.


Saat ini, Polresta Tangerang masih melakukan serangkaian penyelidikan, termasuk mengolah tempat kejadian perkara, memeriksa sejumlah saksi, serta menyisir rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi untuk mengidentifikasi pelaku.


"Perkembangan penyelidikan akan kami sampaikan lebih lanjut," katanya.


Indra Waspada mengimbau masyarakat yang memiliki informasi ataupun rekaman yang berkaitan dengan peristiwa tersebut agar segera menyampaikannya kepada kepolisian. Dia juga meminta masyarakat tetap tenang dan tidak berspekulasi. Serta mempercayakan penanganan perkara kepada kepolisian agar proses penyelidikan dapat berjalan secara profesional dan tuntas. (*/ Redaksi).

Dugaan Praktik Jual Beli Seragam Sekolah SMPN 3 Rajeg Tembus Rp 1 Juta





Tangerang| Mitrapubliknews.com --Sejumlah orang tua siswa di  SMP negeri 3 Rajeg angkat bicara soal dugaan praktik jual beli seragam sekolah.


Dugaan ini kembali mencuat setelah beberapa wali murid mengaku diminta untuk membeli paket seragam melalui sekolah maupun toko yang ditunjuk. Salah satu temuan muncul di SMPN 3 Rajeg Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang. Kamis (23/7/2026).



Saat ini orang tua siswa dipatok dengan biaya Rp 1 Juta untuk mendapatkan seragam sekolah berupa baju batik, baju olahraga, baju Koko dan atribut lainnya yang telah disediakan oleh pihak sekolah.


"Kami disuruh membayar  Rp 1 Juta oleh sekolah. Katanya untuk membeli seragam baju batik, baju olahraga, baju Koko dan atribut. Inikan cukup memberatkan kami sebagai orang tua siswa, apalagi tidak semua orang tua itu mampu," keluh salah satu orang tua siswa baru yang minta dirahasiakan identitasnya, Rabu (24/07/2026).


Parahnya lagi, siswa didik baru malah diarahkan oleh pihak sekolah untuk membeli perlengkapan seragam sekolah, melalui koperasi.




Awak media langsung wawancara dengan salah satu siswa live video dan ternyata benar,  pengakuan salah satu siswa SMPN 3 Rajeg kabupaten Tangerang dalam narasi video merinci semua uang sebesar Rp 1 Juta, dari baju olahraga, baju batik dan baju Koko serta atribut.


Dugaan Pelanggaran Aturan


Praktik penjualan seragam wajib oleh sekolah berpotensi melanggar sejumlah aturan:


*1. UUD 1945 Pasal 31 ayat 1*  

"Setiap warga negara berhak mendapat pendidikan."  

Biaya pendidikan yang tinggi dan tidak transparan dapat menghambat hak warga negara untuk mengakses pendidikan dasar 9 tahun yang seharusnya bebas dari pungutan.


*2. UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 12 ayat 1c*  

Peserta didik berhak mendapatkan biaya pendidikan bagi mereka yang orang tuanya tidak mampu membiayai pendidikannya. Sebaliknya, sekolah dilarang melakukan pungutan yang memberatkan.


*3. Permendikbud No. 75 Tahun 2016 tentang Komite Sekolah Pasal 10*  

Komite sekolah, baik perseorangan maupun kolektif, dilarang melakukan pungutan dari peserta didik atau orang tua/wali.  


Penjualan seragam yang diwajibkan dan harganya ditentukan sepihak oleh sekolah juga bertentangan dengan Surat Edaran Kemendikbud yang melarang sekolah mewajibkan pembelian seragam di koperasi atau tempat tertentu.


Kami berharap dinas pendidikan dan bupati segera memberikan sangsi atau teguran ke kepala sekolah,supaya jangan terulang kembali.


Dari informasi ini Kepala Sekolah SMPN 3 Rajeg dikonfirmasi belum merespon Via WhatsApp awak media, malah memblokir ,entah apa penyebab, pihaknya enggan menjawab saat mau diminta keterangan.



Penulis (Dional sihotang)

Identitas Disalahgunakan, Pemilik Sertifikat Tanah Jalani Pemeriksaan Perdana di Polres Metro Tangerang Kota

 




Tangerang | Mitrapubliknews.com Seorang warga Kabupaten Tangerang, Muhammad Sulaeman Jajuli, menjalani pemeriksaan sebagai pelapor di Polres Metro Tangerang Kota terkait dugaan penggunaan identitas dalam proses pengajuan pinjaman pada Koperasi Gesit Mitra Sejahtera. Pemeriksaan tersebut merupakan tindak lanjut atas laporan polisi yang telah dibuat sebelumnya dan menjadi bagian dari proses penyidikan untuk mengungkap fakta-fakta hukum dalam perkara ini.


Dalam pemeriksaan yang berlangsung pada Kamis (23/7), pelapor didampingi oleh Muhamad Rizki Romdani (Bapak Milenial) & Advokat Nisya Febrianka, S.H. Pendampingan dilakukan untuk memastikan seluruh keterangan yang disampaikan pelapor sesuai dengan fakta yang dialami dan tercatat secara utuh dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP).


Berdasarkan keterangan pelapor, ia mengaku tidak pernah mengajukan pinjaman, tidak pernah hadir dalam proses akad, tidak pernah menandatangani dokumen perjanjian, serta tidak pernah menerima dana pinjaman sebagaimana yang tercantum dalam dokumen administrasi pinjaman.


Yang menjadi perhatian dalam perkara ini adalah dugaan bahwa dokumen pinjaman menggunakan identitas pelapor, sementara foto dan tanda tangan pada dokumen tersebut diduga bukan milik pelapor. Di sisi lain, Sertifikat Hak Milik (SHM) milik pelapor diketahui berada dalam penguasaan Koperasi Gesit Mitra Sejahtera sebagai jaminan pinjaman, hingga akhirnya pelapor menerima surat pernyataan pengosongan rumah.


Kuasa hukum pelapor, Nisya Febrianka, S.H., menyampaikan bahwa pemeriksaan hari ini merupakan langkah penting untuk mengungkap bagaimana proses administrasi pinjaman tersebut dapat terjadi.


 "Klien kami menegaskan tidak pernah mengajukan pinjaman, tidak pernah hadir dalam akad, tidak pernah menandatangani perjanjian, dan tidak pernah menerima dana pinjaman. Oleh karena itu, kami berharap penyidik dapat mengusut secara menyeluruh proses administrasi pinjaman, termasuk memeriksa dokumen, identitas yang digunakan, pihak-pihak yang hadir dalam akad, serta mekanisme verifikasi yang dilakukan. Kami menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan berharap seluruh fakta dapat terungkap secara objektif," ujar Nisya.


Menurutnya, perkara ini bukan hanya menyangkut kepentingan satu orang, tetapi juga menjadi pengingat penting mengenai perlindungan identitas, kehati-hatian dalam proses pembiayaan, serta pentingnya verifikasi identitas dalam setiap transaksi yang menggunakan jaminan hak atas tanah.


Hingga saat ini, perkara tersebut masih dalam proses penyidikan di Polres Metro Tangerang Kota. Penyidik masih mengumpulkan keterangan para pihak dan alat bukti guna membuat terang peristiwa yang dilaporkan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. (*/Redaksi).

Satlantas Polresta Tangerang Selidiki Kecelakaan di Balaraja, Seorang Perempuan Tewas dan Satu Korban Luka Berat




Tangerang| Mitrapubliknews.com -- Satlantas Polresta Tangerang menangani kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor dengan dump truck tronton di Jalan Raya Serang KM 24,5, tepatnya di dekat PT Aneka Sarivita, Desa Sentul, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 22.20 WIB.


Akibat kecelakaan tersebut, seorang perempuan berinisial IN (24), warga Kabupaten Pandeglang, meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara pengendara sepeda motor, seorang pria berinisial A (23), yang juga warga Pandeglang, mengalami luka berat dan langsung dievakuasi ke RSUD Balaraja untuk mendapatkan perawatan medis.



Kasat Lantas Polresta Tangerang Kompol Fery Oktaviari Pratama mengatakan, kecelakaan melibatkan sepeda motor Honda yang dikendarai A dengan membonceng IN dan sebuah dump truck tronton yang dikemudikan pria berinisial Y (27), warga Kota Serang.


"Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan awal yang diperoleh petugas, sepeda motor melaju dari arah Serang menuju Balaraja," kata Fery, Kamis (23/7/2026).


Dia melanjutkan, sesampainya di lokasi kejadian, kendaraan tersebut terlibat kecelakaan dengan dump truck tronton yang melaju searah di depannya. 


Akibat benturan tersebut, penumpang sepeda motor, IN, meninggal dunia di tempat kejadian. Sedangkan pengendara sepeda motor mengalami luka berat dan segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.


Fery menegaskan, Unit Gakkum Satlantas Polresta Tangerang telah melakukan penanganan di lokasi kejadian, mengamankan kendaraan yang terlibat, serta meminta keterangan dari pihak-pihak terkait.


"Saat ini kasus kecelakaan tersebut masih dalam proses penyelidikan untuk mengetahui secara pasti penyebab terjadinya kecelakaan," ujarnya.


Fery mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan, menjaga jarak aman, dan berkendara dengan penuh konsentrasi. Serta mematuhi seluruh aturan lalu lintas demi mencegah terjadinya kecelakaan. 


Dia menambahkan, keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, setiap pengguna jalan diharapkan selalu meningkatkan kewaspadaan. Terutama saat berkendara pada malam hari maupun saat melintas di jalur dengan kendaraan berat.

(*/ Redaksi).