Kota Bekasi | Mitrapubliknews.com,Kapolsek Bekasi Utara, Kompol Imam Syafi’i, memenuhi undangan acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di kediaman, Sekretaris Komisi I DPRD Kota Bekasi, Rizki Topananda. Jumat, 14/11/2025 (Malam).
"Kompol Imam Syafi’i,SH sangat mengapresiasi pelaksanaan Peringatan Maulid yang digelar di tengah-tengah masyarakat".
Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti ini penting dilaksanakan untuk memperkuat nilai kebersamaan dan meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW.
Alhamdulillah ini kegiatan positif yang harus kita support, Peringatan Maulid diharapkan dapat menjadi momentum meneladani Nabi Muhammad SAW sehingga kita bisa bermasyarakat dan beraktivitas dengan baik,” ujarnya
Disela-sela usai mengikuti acara Maulid, Kompol Imam Syafi’i, juga menyampaikan pesan penting terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta maraknya judi online (Judol) yang meresahkan, imbaunya.
Kapolsek menyoroti maraknya kasus judi online (Judol) yang kini sudah menyasar pada anak-anak di bawah umur.
Berdasarkan data Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), rentang usia 11–16 tahun merupakan kelompok paling banyak terlibat dalam aktivitas judi online.
“Ini sudah sangat meresahkan, anak-anak kita itu masih usia sekolah, sehingga ini harus menjadi perhatian kita bersama,” tegasnya.
Kompol Imam menegaskan, bahwa dalam menjaga keamanan wilayah tidak mungkin dilakukan polisi sendiri, sangat dibutuhkan kolaborasi antara unsur masyarakat, TNI, pemerintah kecamatan, kelurahan, Satlinmas, serta Satpol PP.
Kepolisian tidak bisa bekerja sendiri, kita harus bersinergi dengan kelompok masyarakat, alim ulama, dan seluruh tiga pilar.
Jumlah personel kepolisian terbatas, sementara jumlah penduduk Bekasi Utara mencapai sekitar 346 ribu jiwa,” jelasnya.
Untuk itu, pentingnya kolaburasi untuk mempertahankan situasi Keamanan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) yang selama ini sudah cukup kondusif.
Selain judi online, Kapolsek juga mengingatkan warga mengenai meningkatnya kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di beberapa titik wilayah Bekasi Utara.
Kapolsek menekankan, pentingnya kewaspadaan dan pengamanan ekstra terhadap kendaraan pribadi.
Kami mengimbau masyarakat agar lebih peduli dengan harta bendanya, jangan merasa aman hanya karena berada di lingkungan sendiri.
Sindikat curanmor bekerja sangat cepat dan cermat, bahkan kurang dari lima menit kendaraan bisa hilang berpindah tangan
Penggunaan kunci tambahan dan kebiasaan tidak meninggalkan kendaraan dalam keadaan tidak terkunci sangat penting untuk mencegah aksi kejahatan, ujarnya.
Kapolsek menegaskan bahwa membangun rasa aman bukan tugas aparat semata, tetapi juga peran serta warga dan masyarakat.
“Harus lebih waspada, jangan diserahkan sepenuhnya kepada kepolisian, kita semua harus berperan menjaga lingkungan masing-masing,” ucap Kapolsek mengakhiri.
(Agus Kanit)


Tidak ada komentar
Posting Komentar