Kabupaten Tangerang | Mitrapubliknews.com - Prihatin Rumah Tidak Layak Huni milik Seorang lansia bernama Ibu Mimin, warga RT 09 RW 06, harus bertahan hidup di rumah bilik bambu yang kondisinya kian rapuh dan nyaris tidak layak huni, kini jadi sorotan publik, pemerintah setempat tutupmata.
Fakta ini terungkap saat Ahmad S.A., selaku awak media, melakukan kegiatan sosial kontrol ke kampung halamannya pada Jumat sekitar pukul 13.30 WIB. Dalam kunjungannya, ia mendapati kondisi rumah yang jauh dari kata layak huni, Jum'at (24 April 2026).
"dinding bilik bambu yang mulai lapuk, lantai hanya berupa semen acian kasar, serta atap genteng model lama yang sudah tidak kokoh dan berpotensi roboh sewaktu-waktu.
"Situasi ini menjadi semakin memprihatinkan mengingat Ibu Mimin merupakan seorang lansia yang hidup sendiri setelah lama ditinggal suaminya, dengan keterbatasan fisik akibat faktor usia, ia sudah tidak mampu lagi bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari," ujar Ahmad.S.A
Ibu Mimin menyampaikan kepada awak media, Selama ini kebutuhan dasar saya hanya mengandalkan kebutuhan dari anak saya, yang kerja hanya sebatas memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Kondisi rumahnya kami sangat mengkhawatirkan, Jika hujan deras atau angin kencang, sangat berisiko roboh, saya hanya berharap kepada pemerintah daerah dan pemerintah setempat mengharapkan bantuan rumah layak huni," ungkap mimin.
Pihak RT setempat bersama warga sekitar juga menyampaikan keprihatinan yang sama," Mereka berharap pemerintah segera turun tangan memberikan bantuan melalui program rumah layak huni,
"Kami sangat berharap rumah Ibu Mimin bisa segera mendapat bantuan rumah layak huni, karena Ini sudah sangat mendesak, takutnya terjadi hal yang tidak diinginkan,” ungkap salah satu warga serta RT setempat.
Harapan besar kini tertuju kepada pemerintah kecamatan hingga pemerintah daerah agar segera turun tangan melakukan verifikasi dan tindakan nyata, Kondisi rumah yang hampir ambruk ini dinilai sudah masuk kategori darurat dan membutuhkan penanganan cepat," ujarnya warga setempat
Di tengah berbagai program bantuan sosial yang digulirkan pemerintah, kisah Ibu Mimin menjadi pengingat bahwa masih ada warga yang luput dari perhatian.
Kepedulian dan respons cepat dari pihak terkait sangat dinantikan, agar Ibu Mimin dapat menjalani masa tuanya dengan lebih aman dan layak," tegas Ahmad.S.A
Sebelum terbitnya berita masih menunggu informasi dari pihak pemerintah setempat.
Red


Tidak ada komentar
Posting Komentar