Kodam Jaya, Tigaraksa | Mitrapubliknews.com - Sebanyak 285 kadet peserta PERSAMI Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Gelombang V Tahun 2026 mendapat pembekalan tentang bahaya narkoba dan cara penanggulangannya dari prajurit TNI AD. Kegiatan berlangsung di Bumi Perkemahan dan Diklat Kitri Bakti, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Banten, Sabtu (20/6/2026).
Pembekalan materi disampaikan langsung oleh Komandan Rayon Militer (Danramil) 12/Rajeg, Kapten Inf Kus Fiananda Yusuf. Sesi berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai di aula Bumi Perkemahan Jalan Diklat Kitri Bakti, RT 004/RW 006, Curug Wetan.
Materi yang disampaikan berfokus pada dua pokok bahasan utama, yakni pengenalan jenis dan dampak narkoba serta strategi pencegahan dan penanggulangannya. Kapten Inf Kus Fiananda Yusuf menekankan pentingnya kesadaran sejak dini terhadap ancaman penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda.
Para kadet yang hadir merupakan peserta aktif program KKRI yang tengah menjalani kegiatan perkemahan dan pelatihan. Mereka berasal dari berbagai satuan wilayah yang berada di bawah koordinasi sejumlah Kodim di wilayah Kodam Jaya dan sekitarnya.
Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan perwira dari tiga satuan Kodim, yaitu Kodim 0502/Jakarta Utara, Kodim 0503/Jakarta Barat, dan Kodim 0506/Tangerang. Kehadiran lintas satuan tersebut mencerminkan keseriusan TNI dalam menyinergikan program edukasi antinarkoba secara terpadu.
Dalam paparannya, Kapten Inf Kus Fiananda Yusuf menguraikan modus operandi peredaran narkoba yang kian menyasar kalangan pelajar dan remaja. Ia mendorong para kadet untuk menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing dengan aktif menolak dan melaporkan penyalahgunaan narkotika.
Penyalahgunaan narkoba masih menjadi salah satu ancaman serius bagi ketahanan generasi muda Indonesia. Data Badan Narkotika Nasional (BNN) mencatat ribuan kasus penyalahgunaan narkotika setiap tahun melibatkan kelompok usia pelajar dan remaja.
Langkah edukasi yang dilakukan TNI melalui forum seperti KKRI dinilai strategis karena menjangkau peserta secara langsung dalam suasana pelatihan karakter. Pola pembinaan semacam ini diharapkan mampu memperkuat daya tangkal kadet terhadap pengaruh negatif narkoba.
Tidak ada hal-hal menonjol yang dilaporkan selama kegiatan berlangsung. Seluruh rangkaian pembekalan berjalan tertib dan kondusif hingga sesi berakhir.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan teritorial TNI yang secara rutin menyasar komunitas pelajar, organisasi kepemudaan, dan lembaga pendidikan. Melalui pendekatan langsung ke lapangan, TNI berupaya hadir tidak hanya sebagai kekuatan pertahanan, tetapi juga sebagai mitra pembangunan karakter bangsa.
(*/red).
Sumber Kodim 0510/Tigaraksa



Tidak ada komentar
Posting Komentar