Kodam Jaya, Tigaraksa | Mitrapubliknews.com – Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus dilakukan melalui sinergi antara TNI, penyuluh pertanian, dan kelompok tani. Koramil 09/Mauk Kodim 0510/Tigaraksa melaksanakan monitoring sekaligus pengambilan dokumentasi kegiatan Panen Raya Padi, Luas Tambah Tanam (LTT), dan kondisi irigasi di Kampung Cibentek RT 18 RW 05, Desa Tegal Kunir Kidul, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Senin (8/6/2026).
Kegiatan dihadiri Danramil 09/Mauk Kapten Inf C. Noya, BPP Tegal Kunir Kusnadi, Babinsa Koramil 09/Mauk Serka Kosim dan Sertu Purwanto, Staf Teritorial Kodim 0510/Tigaraksa Serka Lanang, Ketua Poktan Cibentek 1 Kinang, serta para anggota Kelompok Tani Cibentek 1.
Panen raya ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam menjaga ketersediaan pangan, menekan kehilangan hasil panen, serta mendukung stabilitas harga beras di pasaran melalui pelaksanaan panen serentak dalam skala yang lebih luas
Kapten Inf C. Noya menyampaikan bahwa keterlibatan TNI dalam pendampingan sektor pertanian merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan
"Panen raya ini menunjukkan bahwa sinergi antara TNI, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan kelompok tani berjalan dengan baik. Kami akan terus mendampingi para petani, mulai dari masa tanam hingga panen, agar produktivitas pertanian semakin meningkat dan ketahanan pangan nasional tetap terjaga," ujar Kapten Inf C. Noya.
Ia menambahkan, keberhasilan sektor pertanian tidak hanya ditentukan oleh hasil panen, tetapi juga oleh keberlanjutan sistem irigasi dan perluasan area tanam yang menjadi faktor penting dalam menjaga produktivitas lahan pertanian.
Sementara itu, Babinsa Koramil 09/Mauk Serka Kosim menjelaskan bahwa monitoring yang dilakukan tidak hanya berfokus pada hasil panen, tetapi juga mencakup kondisi irigasi dan perkembangan Luas Tambah Tanam (LTT) di wilayah binaan.
"Kami terus berkoordinasi dengan petani dan penyuluh pertanian untuk memastikan proses budidaya berjalan optimal. Kondisi irigasi yang baik sangat mendukung keberhasilan panen. Melalui pendampingan yang berkelanjutan, kami berharap hasil produksi padi petani dapat terus meningkat," kata Serka Kosim.
Menurutnya, keberadaan Babinsa di tengah masyarakat menjadi salah satu bentuk dukungan nyata TNI dalam membantu mengatasi berbagai kendala yang dihadapi petani, baik terkait sarana produksi, irigasi, maupun pengelolaan lahan.
Di sisi lain, para anggota Poktan Cibentek 1 menyampaikan apresiasi atas perhatian dan pendampingan yang diberikan oleh TNI serta pemerintah melalui penyuluh pertanian. Mereka menilai kehadiran Babinsa di lapangan memberikan motivasi sekaligus membantu percepatan penyelesaian berbagai persoalan yang dihadapi petani.
"Kami merasa terbantu dengan adanya pendampingan dari Babinsa dan penyuluh pertanian. Selain memberikan semangat kepada petani, mereka juga aktif membantu mencari solusi atas kendala yang kami hadapi di lapangan, khususnya terkait pengairan dan pola tanam," ungkap perwakilan anggota Poktan Cibentek 1.
Melalui kegiatan monitoring panen raya, LTT, dan irigasi ini, diharapkan kolaborasi antara TNI, pemerintah, dan kelompok tani semakin kuat sehingga mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.
Sumber Kodim 0510/Tigaraksa
(*/red).



Tidak ada komentar
Posting Komentar