Titik Rawan Banjir di Setiap Musim Hujan Tahunan: Masyarakat Sukatani Antusias Adanya Pengerukan Normalisasi Sungai dan Pembersihan Mencegah Banjir

Tidak ada komentar


‎Kabupaten Tangerang | Mitrapubliknews.com - Wilayah kelurahan Sukatani kecamatan Rajeg salah satu titik rawan banjir di setiap musim hujan tahunan, yang terdampak banjir tersebut salah satu nya perumahan kutabumi 7 Astian, kampung snen, kampung Gandaria, kampung batu nunggul, kamis (16 Juli 2026).


‎Sebagai informasi banjir besar pernah melanda wilayah Sukatani, Kecamatan Rajeg, pada Minggu, 8 Maret 2026, setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut sejak malam hingga dini hari. Akibat tingginya curah hujan, sejumlah titik permukiman warga terendam banjir dengan ketinggian air mencapai sepinggang orang dewasa, di titik kampung Gandaria, kampung Snen, kampung Batu nunggul, serta di perumahan kutabumi 7 Astina," ujar salah satu warga.



‎Dangkalnya perairan yang menyebabkan banjir di beberapa titik kini telah di lakukan pengerukan normalisasi, pembersihan mencegah banjir. Masyarakat kelurahan Sukatani antusias atas pelebaran kali sungai Cidurian yang di kampung snen atas permohonan swadaya masyarakat.


‎Burhan alah satu Ketua RW.kampung Snen mengatakan kepada awak media, dirinya sangat antusias adanya pelebaran kali, Karena di setiap musim hujan tahunan banjir, dampak dari banjir tersebut menggenangi halaman rumah warga kami kampung snen dan warga Gandaria RT.04/RW.07, serta pemukiman warga dan perumahan kutabumi 7 Astina," ucapan ketua RW.


‎Asbo selaku warga setempat di Kampung Gandaria RT.04/07, Saya sangat antusiasi dan terimakasih atas pihak terkait yang sudah membantu pengerukan normalisasi di kali samping rumah kami yang kerap terjadi banjir tahunan, saya sangat antusias dan warga setempat," ungkapnya.


‎"Harapan Kami selaku warga serta RW kampung Snen desa/kelurahan Sukatani, kecamatan Rajeg, beserta masyarakat, mudah-mudahan pengerukan atau pelebaran tersebut cepat selesai, kami sangat antusias dan apresiasi adanya pengerukan dan pelebaran kali di titik rawan banjir tersebut," pungkasnya.

‎(Ant)

Tidak ada komentar