Yayasan Insan Pantura Gemilang Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran TPA Jatiwaringin

Tidak ada komentar



Kabupaten Tangerang | Mitrapubliknews.com – Yayasan Insan Pantura Gemilang Salurkan bantuan korban terdampak kebakaran TPA Jatiwaringin di Kantor Desa Tanjakan Mekar Kecamatan Rajeg, Selasa (7/7/2026).


Ketua Yayasan Insan Pantura Gemilang, Luly Novita yang di dampingi Ibu Ike Megasari selaku pembina, Salmah Sekertaris, Linda pengawas, MUM ketua Departemen Yayasan mengatakan, bantuan diberikan kepada korban terdampak langsung dan petugas yang menangani kebakaran TPA Jatiwaringin. Bantuan yang diberikan berupa bingkisan sembako, kebutuhan dapur umum yang diperkirakan mencukupi sampai tiga hari, makanan ringan, untuk anak-anak, dan bingkisan lainnya yang dibutuhkan warga terdampak langsung kebakaran TPA Jatiwaringin.


Ketua Yayasan bersama pengurus Yayasan Insan Pantura Gemilang saat meninjau Pengungsian Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin.




Luly Novita berharap kejadian serupa tidak terulang dan mengajak masyarakat untuk mulai mengelola sampah dengan baik.


“Memilah sampah organik dan nonorganik. Mendaur ulang sampah,” ucapnya.


Linda Mengatakan, bantuan diberikan kepada korban terdampak langsung dan petugas yang menangani kebakaran TPA Jatiwaringin. Bantuan yang diberikan berupa bingkisan sembako, kebutuhan dapur umum yang diperkirakan mencukupi sampai tiga hari, makanan ringan, untuk anak-anak, dan bingkisan lainnya yang dibutuhkan warga.


Ia  juga meninjau pengungsian dan memberikan trauma healing kepada masyarakat dan anak-anak. Ia meminta masyarakat terdampak bersabar dan tabah menghadapi musibah tersebut.



“Semoga musibah kebakaran tersebut tertangani,” katanya.


Ike Megasari Pembina Yayasan Insan Pantura Gemilang mengatakan, bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk keprihatinan . Ia menyadari, kejadian kebakaran TPA Jatiwaringin tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga pada kesehatan masyarakat, terutama anak-anak, ibu hamil, lansia, dan kelompok rentan lainnya.


Oleh sebab itu, Ketua Yayasan Insan Pantura Gemilang memberikan imbauan agar masyarakat yang berada di sekitar lingkungan TPA Jatiwaringin mengurangi aktivitas di luar ruangan untuk sementara. Kemudian, ia meminta agar masyarakat menggunakan masker dengan baik.


UTI Kepala Desa Tanjakan Mekar Sebagai informasi, berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Tangerang, jumlah pengungsi di Kantor Desa Tanjakan Mekar Kecamatan Rajeg sampai pukul 09.00 WIB per tanggal 7 Juli 2026, mencapai 198 orang. Jumlah tersebut terdiri atas anak-anak sebanyak 52 orang, lansia 5 orang, dewasa 120 orang, balita 20 orang, dan difabel 1 orang.


Salah seorang pengungsi, Suharti (61 tahun) mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan melalui Yayasan Insan Pantura  Gemilang. Bagi mereka, bantuan sekecil apa pun sangat berarti di tengah kondisi darurat.


Alhamdulillah, saya sangat senang dan bersyukur atas bantuan yang diberikan,” katanya.(*/ Red)

Tidak ada komentar