Cor Jalan di Atas Genangan Air di Jalan Raya Pondok Lor Pakuhaji Disorot, Papan Proyek Segmen 3 Rp6,1 Miliar Terpampang

Tidak ada komentar




KAB. TANGERANG |MitraPublikNews.com -Proses pengecoran jalan di Kampung Pondok Lor, Kelurahan Pakuhaji, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang yang berbatasan dengan Paku Alam, menjadi sorotan warga. Pasalnya, pengecoran tetap dilakukan saat kondisi jalan tergenang air.


Peristiwa terjadi pada Jumat dini hari, 30 Oktober 2026 sekitar pukul 01:30 WIB. Hal tersebut terekam dalam video dan foto yang diterima redaksi http://MitraPublikNews.com.


Dalam rekaman video, terdengar suara perekam:


"Jalan banjir tetap dicor, genangan air meninggi tetap dicor noh, noh, banjir, fenomena alam, pengecoran di kobakan, aneh bin ajaib,"ucapnya Aktivis Pakuhaji.





*Data Sesuai Papan Proyek di Lapangan:*


Berdasarkan foto papan proyek yang terpasang di lokasi, tertulis:


Pemerintah Kabupaten Tangerang

Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air

Nomor SPK/Kontrak: 620/05/K/PPK_JI/APBD/DBMSDA/VII/2026

Kegiatan: Lanjutan Rekonstruksi Jalan Gardu - Tanah Merah Segmen 3 Kel. Pakuhaji, Kec. Pakuhaji

Lokasi: Kecamatan Pakuhaji

Nilai Kontrak: Rp. 6.164.853.000,00

Sumber Dana: APBD Tahun Anggaran 2026

Pelaksana: CV. Hanan Putra Pratama

Waktu Pelaksanaan: 150 Hari Kalender

Catatan: Proyek Ini Dibiayai Dari Pajak Yang Anda Bayar




*Kondisi Lapangan:*


Dari dua foto terbaru lapangan:


1.  Foto malam hari pukul 01:30 WIB, terlihat jalan sisi kiri sudah dicor beton baru, sisi kanan masih tergenang air. Lampu penerangan proyek menyala, beberapa warga berada di lokasi.


2.  Foto kedua, terlihat kendaraan melintas di jalan yang sisi kanannya masih tergenang air keruh. Permukaan cor yang baru terlihat masih basah dan berdampingan langsung dengan genangan.




Aktivis Pakuhaji angkat bicara mempertanyakan metode pelaksanaan tersebut dan mempertanyakan kekuatan beton jika dicor di atas genangan air.


Hingga berita ini diterbitkan, pihak Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang, konsultan pengawas, dan pelaksana CV. Hanan Putra Pratama belum memberikan keterangan resmi.


Masyarakat berharap pelaksanaan proyek sesuai spesifikasi teknis agar hasilnya kuat dan tidak cepat rusak, mengingat proyek tersebut dibiayai dari pajak.


*Redaksi: MitraPublikNews.com*


*Laporan Warga: Pakuhaji - 30 Oktober 2026 - 01:30 WIB (Bang Solihin)*

Tidak ada komentar