TANGERANG |Mitraubliknews.com — Perumda Tirta Benteng memperkuat mekanisme komunikasi dan konfirmasi dengan insan pers di Kota Tangerang untuk memastikan informasi terkait pelayanan air minum tersampaikan secara akurat, objektif dan berimbang.
Penguatan mekanisme tersebut menjadi salah satu poin dalam pertemuan Perumda Tirta Benteng dengan PWI Kota Tangerang, Jurnalis Tangerang Raya (JTR) dan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) di Media Gallery.
Hadir Direktur Umum Perumda Tirta Benteng *Tommy Herdiansyah*, Kepala Satuan Kesekretariatan Perusahaan *Budi Santoso*, Kasi Humas *Yayan* beserta tim Humas. Dari kalangan media hadir Ketua PWI Kota Tangerang *Rahmat Herwanto* bersama jajaran serta perwakilan JTR dan SMSI.
Tommy mengatakan, komunikasi dengan media merupakan bagian penting dalam mendukung keterbukaan informasi perusahaan, terutama mengenai pelayanan, penyelesaian keluhan dan distribusi air minum kepada masyarakat.
"Perumda Tirta Benteng tentunya tidak bisa berjalan sendiri. Kami membutuhkan sinergi dan kebersamaan dengan teman-teman media," ujar Tommy.
Menurutnya, media memiliki fungsi strategis sebagai jembatan informasi dua arah. Informasi mengenai program dan pelayanan perusahaan dapat disampaikan kepada masyarakat melalui media. Sebaliknya, kritik, saran, keluhan maupun pengaduan yang ditemukan wartawan di lapangan dapat disampaikan kepada perusahaan untuk ditindaklanjuti.
Tommy menambahkan, pertemuan dengan media akan dilakukan secara berkala sekitar tiga bulan sekali sebagai ruang evaluasi dan komunikasi bersama.
*Konfirmasi Melalui Jalur yang Jelas*
Kepala Satuan Kesekretariatan Perusahaan Budi Santoso menjelaskan, Perumda Tirta Benteng menyiapkan mekanisme komunikasi yang lebih terkoordinasi agar wartawan dapat memperoleh informasi dari pihak yang memiliki kewenangan.
Untuk informasi yang berkaitan dengan perusahaan, wartawan dapat melakukan konfirmasi melalui Humas Perumda Tirta Benteng. Selanjutnya, Humas akan mengoordinasikan pertanyaan tersebut dengan pejabat atau unit kerja yang berwenang memberikan jawaban.
Budi menegaskan, mekanisme tersebut bukan dimaksudkan untuk menghambat kerja jurnalistik.
"Kami pada prinsipnya ingin selalu responsif, tetapi tidak reaktif," kata Budi.
*PWI: Konfirmasi Tetap Bagian dari Kerja Jurnalistik*
Ketua PWI Kota Tangerang Rahmat Herwanto menyambut baik penguatan komunikasi tersebut. Ia menegaskan, koordinasi dengan pihak perusahaan tidak boleh dipahami sebagai pembatasan terhadap kebebasan pers.
"Bukan berarti saya melarang wartawan memberitakan. Itu merupakan hak wartawan dan hak redaksi. Namun, kita harus tetap mengedepankan prinsip keberimbangan dan kehati-hatian," ujarnya.
*Humas Jadi Penghubung Media*
Kasi Humas Perumda Tirta Benteng Yayan mengatakan, pihaknya siap menjadi penghubung komunikasi antara media dengan jajaran perusahaan.
"Tidak ada maksud lain. Pertemuan ini tentunya dalam rangka menjalin sinergi antara Perumda Tirta Benteng dengan media," kata Yayan.
(*/ Kang Eben).



Tidak ada komentar
Posting Komentar