Camat Balaraja Bersifat Netral, Peristiwa Terlapor Oknum Kades Atas Perobohan Masjid Nurul Tihjarot ‎

Tidak ada komentar


‎Kabupaten Tangerang | Mitrapubliknews.com - Peristiwa perobohan Masjid Nurul Tihjarot di Stasiun Eks Pasar Sentiong, Balaraja, Kabupaten Tangerang, oleh oknum kades  EM, yang sudah di olah TKP, oleh pihak Penyidik Direktorat 1 Keamanan Negara Polda Banten, yang kini masih dalam penyelidikan lebih lanjut, Selasa (23 September 2025).

Setelah melakukan konfirmasi dengan pihak Polda Banten, tim awak media melanjutkan Konfirmasi kepada pihak Camat Balaraja, guna meminta informasi  terkait perobohan Masjid dan terlapornya oknum kades,

Camat Balaraja Willy Patria SE, M.Si.  menjelaskan bahwa perobohan masjid sudah melalui proses kesepakatan bersama, dan lokasi tersebut akan segera dibangun kembali. Peletakan batu pertama juga telah dilakukan, dengan disaksikan oleh berbagai pihak terkait, antara lain Kepala Desa, DKM, MUI, tokoh masyarakat, dan bahkan disaksikan langsung oleh Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid," ucap Camat saat di wawancarai awak media.

Lanjut camat menuturkan soal Viral nya oknum kades di berbagai media sosial atau pun berita online, bahkan terlapornya Kades tobat, saya sebagai Camat Balaraja, Saya Hanya bersikap netral," Tutur camat.

Hasil investigasi tim media bahwa pembagunan yang sedang di laksanakan tersebut bukan pembagunan mesjid, tetapi pembangunan kantor Desa, dan tidak ada nya papan informasi. hal ini di katakan oleh salah satu pekerja yang di lokasi.

Sementara itu, salah satu warga berinisial TH, Mengucapkan kami sangat menyayangkan langkah perobohan masjid yang dilakukan oknum kades, tanpa adanya terlebih dahulu mengundang Ketua DKM, tokoh agama, serta tokoh masyarakat untuk berunding.

Setalah piral nya di media sosia, oknum kades permohonan maaf yang di saksikan Bupati, diwakili Camat, ketua DKM, dan tokoh agama. Dan mengungkapkan akan membangun kembali mesjid tersebut. Namun nyatanya tidak sesuai apa yang di ungkapkan oknum Kades tersebut, hingga saat ini," Ucap salah satu warga.

Hingga berita ini terbit, tim awak media akan terus memantau perkembangan peristiwa ini dan menunggu tindak lanjutan dari pihak-pihak terkait," Pungkasnya.


‎(Ant)

Tidak ada komentar