‎Jalan Rusak Parah di Neglasari Kembali Telan Korban, Pengendara Terjungkal ‎

Tidak ada komentar


‎TANGERANG | Mitrapubliknews.comJalan rusak kembali memakan korban. Kerusakan parah di Jalan Iskandar Muda, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, menyebabkan seorang pengendara sepeda motor terjungkal saat melintas di lokasi tersebut. 

‎Kondisi jalan yang berlubang besar dan dipenuhi genangan air dinilai sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan.

‎Korban diketahui bernama Ellia. Ia mengalami kecelakaan setelah kendaraannya oleng akibat menghantam lubang jalan yang tertutup air. 

‎Akibat insiden tersebut, Ellia menderita luka lecet pada beberapa bagian tubuh, sementara sepeda motor yang dikendarainya mengalami kerusakan.

‎“Saya terjatuh karena kondisi jalan yang rusak parah dan berlubang. Lubangnya tertutup air, jadi tidak kelihatan. Motor langsung oleng dan saya jatuh,” ujar Ellia di Tangerang Selasa (10/2/2026).

‎Berdasarkan pantauan di lapangan, kondisi Jalan Iskandar Muda terlihat mengalami kerusakan serius. Aspal jalan mengelupas, permukaan tidak rata, serta dipenuhi lubang-lubang besar yang tergenang air. 

‎Saat hujan turun, genangan menutup hampir seluruh permukaan jalan sehingga menyulitkan pengendara untuk mengantisipasi lubang yang ada.

‎Kerusakan tersebut membuat arus lalu lintas melambat dan memaksa pengendara melakukan manuver mendadak untuk menghindari lubang. 

‎Situasi ini meningkatkan risiko kecelakaan, terutama bagi pengendara roda dua yang melintas di jalur tersebut.Warga sekitar menyebut kondisi jalan rusak itu sudah berlangsung cukup lama dan belum mendapat penanganan maksimal. 

‎Mereka menilai jalan tersebut kerap memakan korban dan sangat membahayakan pengguna jalan.

‎“Kalau hujan jalannya seperti kubangan. Sudah sering ada yang hampir jatuh, sekarang sampai ada yang jadi korban,” ujar salah seorang warga.

‎Hingga kini, belum terlihat adanya perbaikan di lokasi, meski Jalan Iskandar Muda merupakan akses yang cukup padat dilalui masyarakat. 

‎Kondisi ini memunculkan kekhawatiran akan munculnya korban berikutnya jika kerusakan terus dibiarkan.

‎Sementara itu, Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan sekaligus Kepala Seksi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan, Iwan Nursyamsu, ST, M.Si, tidak memberikan respons saat dihubungi wartawan hingga berita ini diturunkan.[*/tim]

Tidak ada komentar