Tangerang Selatan| Mitrapubliknews.com --Agenda puncak menjelang hari kemenangan Idul Fitri, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Tangerang Selatan mengakhiri kegiatan di bulan Ramadhan ini dengan mendengarkan siraman rohani (Tausiah) serta lantunan doa anak yang tak henti-henti merindukan sosok pelindung di sampingnya.
Acara tersebut berlangsung di Ruang Aspirasi, Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tangsel Jalan Raya Puspitek No.1, Setu, Kecamatan. Setu, Kota Tangerang Selatan, Banten. jum'at (13/3/2026)
Ketua SMSI Tangsel, David Saragih dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan sosial selama bulan puasa tahun ini menggambarkan kegembiraan seutuhnya. Menurutnya, kegiatan ini dapat sedikit meringankan kesedihan para penghuni pesantren binaan Yayasan Samawa yang berlokasi di Jln Tanjung RT02 RW05 Kampung Bulak Desa Padurenan, Kecamatan Gunung Sindur.
"Ini acara penutupan rangkaian kegiatan sosial SMSI Tangsel. Alhamdulillah, program dibulan ini berjalan sesuai rencana berkat kerjasama pengurus serta rekan anggota. Selain itu, acara ini juga diharapkan dapat memberikan sedikit kebahagiaan tersendiri bagi sosok anak yang telah kehilangan sosok pelindung," tuturnya.
Ia pun tak lupa mengucapkan syukur dan terimakasih atas doa dan juga support dari mitra kerja diantaranya pemerintah Kota Tangerang Selatan, DPRD serta pihak lain yang turut mendukung kegiatan rutin berbagi pada bulan Ramadhan.
"Terimakasih atas support, doa dan kerjasama yang selama ini membantu acara SMSI. Semoga dukungan tersebut dapat bermanfaat dan berguna khususnya untuk adik-adik kita. Dan semoga tindakan kecil ini menjadi ladang pahala Amiin," ucapnya
Sementara itu, Mamat Maulana, pemilik yayasan Samawa yang juga pengurus SMSI Tangsel dalam kesempatan tersebut mengungkapkan, kekompakan yang terjaga dalam organisasi dapat menjadi kekuatan untuk mencapai tujuan bersama.
"Saya rasakan adanya solidaritas, teamwork,
dan juga rasa kekeluargaan. Karena gimana ya, selain menjadi ajang silaturahmi dan bertukar informasi, disini kami berkawan sudah sejak lama. Bahkan sejak sebelum Kota Tangsel berdiri, alhamdulillah hingga saat ini kami masih konsisten menjalankan peran kontrol social," bebernya
Acara ditutup dengan buka bersama dan juga mendengarkan Tausiyah dengan makna ramadhan sebagai momentum melipat gandakan pahala yang disampaikan oleh ustadz Iwan Alawy mengingatkan, untuk melindungi dan menyayangi anak yatim karena hal tersebut merupakan perbuatan yang dicintai oleh Allah SWT. (*/red).


Tidak ada komentar
Posting Komentar