Aspirasi Driver Lokal Pribumi LontarTentang Penolakan Penambahan Mitra Armada Baru Pengiriman FABA

Tidak ada komentar




Lontar, Tangerang| Mitrapubliknews.com --Kami, Driver Lokal Pribumi Lontar yang berkumpul di area jalan PLTU dan selama ini melaksanakan pengangkutan FABA ke desa-desa, menyampaikan aspirasi dan keberatan kepada pihak PLTU 3 Lontar, Desa Lontar, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang, Banten, terkait rencana penambahan mitra armada baru dari luar wilayah.31 Agustus 2026.

Menurut Dede Pardede, selaku perwakilan Driver Lokal Pribumi Lontar, pihaknya memohon agar Manajemen PLTU 3 Lontar serta EPN & IP Lontar dapat memperhatikan kondisi dan keberlangsungan mata pencaharian driver lokal.

ASPIRASI DAN KEBERATAN

1. DAMPAK TERHADAP PENDAPATAN DRIVER LOKAL

Belakang ini driver lokal hanya mendapatkan sekitar 1–2 ritasi per hari.karena kondisi dilapangan yang belum memungkinka, Walaupun pendapatan akhir-akhir ini yang diperoleh sangat minim, kami tetap menjalankan pekerjaan tersebut dengan penuh tanggung jawab sebagai bentuk pengabdian dan dukungan terhadap kegiatan operasional.

Dengan adanya kontrak baru atau penambahan mitra armada dari luar wilayah, maka akan mengurangi jatah ritasi driver lokal akan semakin berkurang dan pada akhirnya menyebabkan pendapatan kami semakin menurun.

2. VOLUME PEKERJAAN SEMAKIN MENURUN

Saat ini volume pengangkutan atau pemanfaatan FABA ke desa-desa sudah semakin berkurang. Bahkan, kami sering mengalami hari tanpa muatan atau tidak mendapatkan pekerjaan.

Dalam kondisi volume pekerjaan yang sudah terbatas, penambahan armada baru dari luar wilayah justru berpotensi menambah persaingan dan membuat driver lokal semakin sulit mendapatkan ritasi.

3. MEMINTA TRANSPARANSI TERKAIT PEMBERIAN KONTRAK

Kami menyayangkan adanya pemberian kontrak atau kerja sama baru kepada pihak lain yang menurut kami dilakukan tanpa sosialisasi dan penjelasan yang memadai kepada pihak yang sebelumnya menerima kontrak maupun kepada driver dan pengurus lokal yang selama ini telah lama mengabdi dan menjalankan pekerjaan pengangkutan FABA.




Kami berharap setiap kebijakan mengenai kontrak, mitra armada, dan pembagian ritasi dapat dilakukan secara transparan, adil, dan memperhatikan keberadaan serta keberlangsungan driver lokal.

TUNTUTAN DAN HARAPAN KAMI

Dengan mempertimbangkan kondisi tersebut, kami menyampaikan tuntutan dan harapan sebagai berikut:

Memohon kepada Manajemen EPN & IP Lontar untuk membatalkan rencana penambahan mitra baru atau armada dari luar wilayah.

Mengutamakan dan mempertahankan Driver Lokal Pribumi Lontar yang telah berjuang dan bekerja sejak awal.

Meminta adanya transparansi dan sosialisasi dalam setiap kebijakan mengenai pemberian kontrak dan penambahan mitra armada.

Memohon agar pembagian ritasi tetap memperhatikan kondisi dan keberlangsungan pendapatan driver lokal.

Mengutamakan keberadaan tenaga kerja dan pelaku usaha lokal agar roda perekonomian masyarakat sekitar PLTU 3 Lontar tetap berjalan.

HASIL PENYAMPAIAN ASPIRASI

Setelah aspirasi dan keberatan disampaikan, pihak terkait mengundang perwakilan Driver Lokal Pribumi Lontar untuk melakukan komunikasi dan negosiasi secara langsung dengan pihak terkait.

Pertemuan tersebut dijadwalkan berlangsung di kantor yang bertempat di Jakarta pada Rabu, 2 September 2026.

Dengan adanya undangan tersebut, para driver yang sebelumnya berkumpul di area jalan PLTU kemudian membubarkan diri dengan tertib. Selanjutnya, aspirasi dan kepentingan para driver lokal akan disampaikan melalui perwakilan dalam agenda pertemuan dan negosiasi tersebut.

Para driver berharap pertemuan di Jakarta dapat menghasilkan solusi yang adil, transparan, dan berpihak pada keberlangsungan pekerjaan driver lokal, tanpa mengabaikan kepentingan semua pihak.

PENUTUP

Demikian aspirasi dan keberatan ini kami sampaikan kepada pihak PLTU 3 Lontar serta Manajemen EPN & IP Lontar.

Besar harapan kami agar aspirasi ini dapat ditanggapi dengan bijak, adil, transparan, dan mengedepankan musyawarah demi keberlangsungan pekerjaan, pendapatan, serta kehidupan kami dan keluarga.

Kami berharap pihak manajemen dapat memberikan perhatian serius terhadap keberadaan Driver Lokal Pribumi Lontar sebagai bagian dari masyarakat sekitar yang selama ini telah ikut mendukung kegiatan operasional.(*/Sp)

Tidak ada komentar